INIKEPRI.COM – Di era digital, ponsel sudah seperti perpanjangan tangan manusia. Dari bangun tidur hingga menjelang malam, aktivitas harian tak lepas dari layar kecil di genggaman.
Namun, kebiasaan menggenggam ponsel terlalu lama ternyata bisa membawa dampak serius, terutama pada jari kelingking.
Fenomena ini dikenal dengan istilah “smartphone pinky finger” — kondisi di mana jari kelingking mengalami tekanan berlebih karena terus menopang berat ponsel. Tekanan yang terjadi secara berulang bisa memengaruhi sendi, tendon, hingga saraf ulnaris yang ada di jari tersebut.
Gejala Awal: Jari Bengkok dan Rasa Kebas
Melansir dari unggahan @siloamhospitals, gejala awal smartphone pinky finger bisa dikenali dengan mudah. Umumnya, jari kelingking mulai tampak bengkok atau cekung di bagian bawah, bahkan sulit diluruskan kembali.
Beberapa orang juga mengeluhkan munculnya suara klik saat jari digerakkan, disertai rasa kebas atau kesemutan. Dalam tahap yang lebih lanjut, nyeri sendi pun bisa muncul menandakan adanya peradangan atau tekanan berlebih pada jaringan sekitar jari.
Risiko Jangka Panjang
Jika dibiarkan tanpa penanganan, smartphone pinky finger dapat menyebabkan tendinitis kronis (peradangan sendi), menurunnya kekuatan genggaman, hingga risiko terkena osteoartritis.
Dalam beberapa kasus, jari bahkan bisa menjadi bengkok permanen, terlalu lentur, dan nyeri setiap kali digunakan.
Fenomena ini sering kali dianggap sepele, namun efeknya dapat mengganggu aktivitas harian, terutama bagi mereka yang bekerja dengan gawai sepanjang hari.
Cara Mencegah Smartphone Pinky Finger
Beberapa langkah sederhana bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini:
1. Gunakan pop socket atau phone ring untuk mendistribusikan berat ponsel secara merata.
2. Istirahat setiap 30–60 menit dari penggunaan ponsel dan lakukan peregangan jari.
3. Gunakan dua tangan saat mengetik atau menggulir layar untuk mengurangi tekanan pada satu jari.
4. Dukung posisi tangan dan siku di permukaan stabil saat bermain ponsel dalam waktu lama.
5. Lakukan olahraga ringan tangan seperti mengepalkan dan membuka telapak tangan beberapa kali dalam sehari.
Fenomena smartphone pinky finger menjadi pengingat bahwa teknologi modern juga menuntut cara penggunaan yang bijak.
Jari kecil yang sering diabaikan ternyata memikul beban besar setiap hari. Dengan sedikit perhatian dan perubahan kebiasaan, kesehatan sendi dan otot tangan bisa tetap terjaga, tanpa harus lepas dari dunia digital.
Penulis : DI
Editor : IZ

















