INIKEPRI.COM – Di balik senyum hangat dan rutinitas yang tampak sederhana, kehidupan seorang ibu rumah tangga sering kali menyimpan cerita perjuangan yang tak terlihat. Mulai dari mengurus anak, mengelola keuangan, memastikan rumah tetap rapi, hingga terkadang juga membantu mencari nafkah — semua dijalani tanpa henti, hari demi hari.
Namun, di tengah peran ganda yang begitu padat, satu hal sering terlupakan: waktu untuk diri sendiri, atau yang kini populer disebut “Me Time.”
Banyak yang menganggap Me Time sebagai kemewahan, padahal sebenarnya ia adalah kebutuhan dasar. Sebuah ruang kecil yang memberi kesempatan bagi ibu untuk bernapas, menenangkan diri, dan mengenal kembali siapa dirinya di luar peran sebagai istri atau ibu.
“Tanpa waktu istirahat yang berkualitas, ibu berisiko tinggi mengalami stres bahkan burnout,” ujar seorang psikolog keluarga dalam sebuah wawancara dengan INIKEPRI.COM. “Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental ibu, tetapi juga pada keharmonisan keluarga.”
Mengapa ‘Me Time’ Begitu Penting?
1. Menurunkan Stres dan Mencegah Burnout
Rutinitas yang berulang dan tanggung jawab yang berat sering kali menguras energi fisik maupun mental. Me Time berfungsi layaknya charger emosi — memberi ruang bagi pikiran untuk beristirahat, menenangkan diri, dan kembali bertenaga.
2. Membantu Mengelola Emosi
Waktu menyendiri membantu ibu menata kembali perasaan. Dengan pikiran yang lebih jernih, ibu dapat menghadapi tantangan sehari-hari dengan lebih sabar dan bijak, tanpa melampiaskan emosi kepada anak atau pasangan.
3. Meningkatkan Fokus dan Produktivitas
Istirahat sejenak dari kesibukan rumah tangga dapat memperbarui energi. Setelahnya, ibu biasanya merasa lebih segar dan fokus dalam menjalankan tanggung jawabnya.
4. Mengenal dan Menghargai Diri Sendiri
Di tengah kesibukan, banyak ibu lupa bahwa mereka juga manusia yang punya kebutuhan pribadi. Me Time memberi kesempatan untuk bercermin, merefleksikan diri, dan mengingat hal-hal kecil yang membuat bahagia.
5. Menguatkan Hubungan Keluarga
Ibu yang bahagia akan menularkan energi positif ke seluruh rumah. Setelah memiliki waktu untuk mengisi ulang energi, suasana hati ibu lebih stabil dan rumah pun terasa lebih hangat dan harmonis.
Bagaimana Memulai ‘Me Time’?
Tidak perlu lama, bahkan 10–15 menit sehari sudah cukup untuk memulainya.
Berikut beberapa cara sederhana:
Komunikasikan dengan pasangan. Jelaskan bahwa waktu ini penting agar suami bisa ikut membantu menjaga anak atau pekerjaan rumah.
Tentukan waktu khusus. Misalnya, pagi sebelum anak-anak bangun, atau malam setelah semua tidur.
Lakukan hal yang disukai. Membaca buku, mendengarkan musik, menyeruput kopi dengan tenang, menulis jurnal, atau sekadar duduk di teras menikmati angin malam — lakukan hal-hal kecil yang memberi kebahagiaan.
Para ahli menegaskan, ibu tidak perlu merasa bersalah saat meluangkan waktu untuk diri sendiri. Mengurus diri bukan bentuk egoisme, melainkan bentuk cinta — karena ibu yang sehat dan bahagia adalah fondasi utama keluarga yang kuat dan penuh kasih.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















