Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik

- Publisher

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Durian. Foto: Istimewa

Durian. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM — Durian kerap menjadi “tersangka utama” saat hasil pemeriksaan darah menunjukkan lonjakan kolesterol setelah mengonsumsinya.

Tak jarang, buah berjuluk raja buah ini langsung dituding sebagai biang kerok kolesterol tinggi. Padahal, secara medis, durian tidak mengandung kolesterol sama sekali.

Lalu, mengapa setelah makan durian kadar kolesterol—khususnya kolesterol jahat (LDL)—bisa meningkat?

Bukan Kolesterol, Tapi Gula Tinggi

Fakta medis menunjukkan bahwa penyebab utama lonjakan kolesterol setelah makan durian bukan berasal dari kandungan kolesterol, melainkan dari kadar gula yang sangat tinggi, terutama fruktosa dan glukosa.

Ketika durian dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, tubuh menerima asupan gula yang melebihi kebutuhan. Kelebihan gula tersebut kemudian diproses oleh hati dan diubah menjadi trigliserida, yaitu salah satu jenis lemak dalam darah.

BACA JUGA:  Komunitas LGBT se-ASEAN Mau Ngumpul di Jakarta

Kadar trigliserida yang tinggi inilah yang kemudian:

  • Memicu peningkatan kolesterol jahat (LDL)
  • Menurunkan kadar kolesterol baik (HDL)
  • Meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah jika terjadi berulang

Faktor Lain yang Memperparah Dampak Durian

Selain kandungan gula, terdapat beberapa faktor lain yang membuat durian berdampak kurang baik bagi profil lemak tubuh jika dikonsumsi berlebihan:

1. Kalori Sangat Padat
Satu porsi durian berukuran sedang dapat mengandung sekitar 150–300 kalori. Jika dikonsumsi tanpa kontrol, kelebihan kalori ini akan disimpan sebagai lemak, termasuk lemak visceral yang berbahaya bagi jantung.

BACA JUGA:  Covid-19 Lebih Parah saat Menyerang Pria daripada Wanita, ini Alasannya

2. Alkohol Alami dari Fermentasi
Durian yang sangat matang mengalami proses fermentasi alami sehingga menghasilkan alkohol dalam jumlah kecil. Alkohol ini dapat memicu hati memproduksi lebih banyak lemak, terutama bila dikombinasikan dengan gula tinggi.

3. Kandungan Lemak Jenuh
Meski durian mengandung lemak sehat (MUFA), tetap terdapat sedikit lemak jenuh. Jika dikombinasikan dengan gula tinggi, kondisi ini dapat memperburuk kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Tips Aman Menikmati Durian

Agar tetap bisa menikmati durian tanpa khawatir berlebihan, para ahli kesehatan menyarankan beberapa langkah berikut, terutama bagi penderita hipertensi, diabetes, atau gangguan kolesterol:

  • Batasi porsi: Cukup 2–3 biji durian dalam satu waktu
  • Perbanyak air putih: Hindari minuman manis atau bersoda
  • Jangan dikombinasikan dengan alkohol: Kombinasi ini dapat menghambat metabolisme dan membahayakan jantung
  • Perhatikan kondisi tubuh: Jika muncul pusing, mual, atau tengkuk terasa kaku, segera hentikan konsumsi
BACA JUGA:  Minum Susu Setelah Minum Obat, Berbahaya Kah?

Secara umum, peningkatan kolesterol setelah makan durian bersifat tidak langsung, melalui mekanisme perubahan gula menjadi lemak di dalam tubuh. Konsumsi secara bijak dan seimbang tetap menjadi kunci agar durian bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru