Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos

- Admin

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akun TikTok m_rizki_budiman yang membagikan informasi pinjaman BRI. Foto: Tangkapan Layar

Akun TikTok m_rizki_budiman yang membagikan informasi pinjaman BRI. Foto: Tangkapan Layar

INIKEPRI.COM – Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap beredarnya informasi pinjaman online yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) di media sosial.

Informasi tersebut menyebutkan bahwa BRI resmi mengeluarkan pinjaman daring dengan plafon Rp5 juta hingga Rp500 juta tanpa jaminan, agunan, maupun survei. Klaim ini dipastikan tidak benar dan menyesatkan.

Informasi tersebut beredar melalui sebuah video di platform TikTok yang diunggah akun “m_rizki_budiman” pada Kamis, 8 Januari 2026. Video tersebut menampilkan antrean masyarakat di depan sebuah bank, disertai narasi yang menyebutkan bahwa mulai 8 Januari 2026, BRI membuka pinjaman online tanpa syarat jaminan dan survei.

“Kabar gembira mulai 8 Januari 2026 Bank BRI resmi mengeluarkan pinjaman berbasis online. Minimal pinjaman 5jt–500jt tanpa jaminan ataupun agunan serta tanpa survei,” demikian klaim yang tertulis dalam unggahan tersebut.

Hingga Jumat, 9 Januari 2026, video tersebut telah ditonton lebih dari 4.200 kali dan memicu respons warganet yang tertarik mengajukan pinjaman. Unggahan serupa juga ditemukan pada akun yang sama dengan tanggal berbeda, yakni 3 dan 7 Januari 2026, namun dengan klaim yang identik.

Baca Juga :  CEKFAKTA: Benarkah Anak Bos Pacific Palace Batam "Bayar" DJ Panda Rp10 Miliar untuk Tamu Yakuza untuk Acara 17 Agustus?

Hasil Penelusuran Fakta

Penelusuran terhadap akun pengunggah menunjukkan tidak adanya keterkaitan dengan situs resmi BRI. Akun tersebut tidak mencantumkan tautan ke laman resmi bri.co.id, melainkan hanya mengarahkan pengguna ke nomor WhatsApp pribadi, pola yang kerap digunakan dalam praktik penipuan pinjaman online.

Penelusuran lebih lanjut melalui laman resmi Bank Rakyat Indonesia menunjukkan bahwa BRI memang memiliki produk pinjaman hingga Rp500 juta, namun hanya melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan ketentuan dan prosedur yang ketat.

KUR BRI merupakan fasilitas pembiayaan bagi pelaku usaha produktif dan layak, baik individu maupun badan usaha. Untuk tahun 2026, KUR terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil, dengan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun sesuai kebijakan pemerintah.

KUR Mikro memiliki plafon maksimal Rp50 juta per debitur, sementara KUR Kecil diberikan dengan plafon mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta. Meski demikian, tidak semua pinjaman bebas agunan. BRI menetapkan bahwa pinjaman hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan, namun pinjaman di atas Rp100 juta tetap mensyaratkan adanya jaminan sesuai ketentuan perbankan.

Baca Juga :  Ini Tugas Satgas Anti Hoaks Kominfo untuk Pemilu Damai 2024

Selain itu, seluruh pengajuan KUR wajib melalui proses verifikasi dan survei usaha, baik melalui kantor cabang BRI maupun secara daring melalui aplikasi resmi BRImo. Hal ini sekaligus membantah klaim bahwa pinjaman dapat diperoleh tanpa survei.

Syarat dan Prosedur Resmi

BRI juga menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon debitur. Untuk KUR Mikro, pemohon harus telah menjalankan usaha aktif minimal enam bulan dan tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain. Sementara KUR Kecil mensyaratkan izin usaha resmi, usaha yang telah berjalan dan menghasilkan laba, serta dokumen administrasi yang lengkap.

Dengan demikian, klaim pinjaman instan tanpa syarat sebagaimana beredar di media sosial tidak sesuai dengan mekanisme resmi BRI.

Baca Juga :  Cek Fakta : Pemudik Sembunyi Di Bagasi Bus AKAP Demi Pulang Kampung

Imbauan kepada Masyarakat

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi pinjaman yang beredar di media sosial, terutama yang mencatut nama lembaga perbankan besar. Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat dapat mengakses laman resmi bri.co.id atau langsung mendatangi kantor cabang BRI terdekat.

Pemerintah sendiri melalui Kementerian UMKM memang meningkatkan plafon KUR nasional menjadi Rp320 triliun pada tahun 2026 serta menetapkan bunga pinjaman tetap sebesar 6 persen per tahun. Namun, kebijakan tersebut tidak menghapus prosedur verifikasi, survei, dan persyaratan usaha.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebut BRI mengeluarkan pinjaman online Rp5 juta hingga Rp500 juta tanpa jaminan, agunan, dan survei adalah salah dan menyesatkan. Informasi tersebut berpotensi merupakan upaya penipuan yang mencatut nama BRI.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan hanya mengakses layanan keuangan melalui saluran resmi guna menghindari kerugian finansial.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim
[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar
Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta
Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan
HOAKS: Kopdes Merah Putih Tidak Menyediakan Layanan Pinjaman Online
Hoaks: Menteri Agama Bagikan Bantuan Dana Hibah Ratusan Juta ke Masyarakat
Mafindo: Hoaks & Deepfake Bisa Perkeruh Demo, Jangan Mudah Terprovokasi
CEKFAKTA: Benarkah Anak Bos Pacific Palace Batam “Bayar” DJ Panda Rp10 Miliar untuk Tamu Yakuza untuk Acara 17 Agustus?

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:30 WIB

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:45 WIB

[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar

Rabu, 5 November 2025 - 16:59 WIB

Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta

Minggu, 2 November 2025 - 06:28 WIB

Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan

Berita Terbaru