INIKEPRI.COM – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Munawwarah Batu 8, Kelurahan Tanjung Batu Barat, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Selasa malam (20/1/2026), berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan. Suasana religius semakin terasa dengan kehadiran The New Lili Putih Voice, grup sholawat anak dari Madrasah Ibtidaiyah Darul Ihsan Parit Baru.
Sejak awal penampilan, lantunan sholawat yang dibawakan anak-anak madrasah ini langsung menyita perhatian jamaah. Masjid yang biasanya riuh oleh suara anak-anak, malam itu justru dipenuhi ketenangan. Para jamaah, dari orang tua hingga anak-anak, tampak larut menyimak setiap bait sholawat yang mengalun lembut.
Salah seorang panitia masjid mengaku terharu melihat suasana tersebut. Menurutnya, penampilan The New Lili Putih Voice berhasil menghadirkan nuansa yang berbeda dalam peringatan Isra Mi’raj tahun ini.
“Biasanya kalau ada acara besar, anak-anak sulit duduk diam. Tapi malam ini luar biasa, mereka tenang dan khusyuk mendengarkan sholawat. Ini bukti bahwa dakwah bisa disampaikan dengan cara yang menenangkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, The New Lili Putih Voice membawakan lima sholawat pilihan. Pada sesi pra-acara, mereka melantunkan Kangen Kanjeng Nabi, Doa Bulan Rajab, dan Mari Bersembahyang. Ketiganya menjadi pengantar suasana spiritual sebelum acara inti dimulai.
Saat puncak acara, lantunan Jom Sholat dan Di Suatu Malam menggema di dalam masjid. Sholawat tersebut mengajak jamaah untuk merenungi makna Isra Mi’raj sebagai perjalanan agung Rasulullah SAW dalam memperkuat keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Keberhasilan penampilan anak-anak ini tidak terlepas dari peran para pembina. Rudi Sugianto, selaku guru pendamping sekaligus pembina The New Lili Putih Voice, menyampaikan bahwa proses latihan tidak hanya menekankan teknik vokal, tetapi juga penanaman nilai adab dan kecintaan kepada Rasulullah.
“Kami ingin anak-anak tidak sekadar bisa bernyanyi, tetapi memahami makna sholawat yang mereka lantunkan. Dari situ tumbuh rasa cinta kepada Nabi dan keberanian tampil membawa kebaikan di tengah masyarakat,” ungkap Rudi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ustadzah Aina Mardhiyah serta Eliyana, wali murid yang terus memberi dukungan, baik dalam latihan maupun saat tampil di berbagai kegiatan keagamaan.
Usai penampilan, wajah-wajah ceria tampak menghiasi anak-anak The New Lili Putih Voice. Panitia masjid memberikan bingkisan sederhana berupa jajanan, air minum, nasi, serta uang jajan. Meski sederhana, pemberian tersebut menjadi kenangan manis yang menambah semangat mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berani tampil, dan cinta terhadap nilai-nilai keislaman. Sholawat bukan hanya seni, tetapi juga media pendidikan yang menanamkan adab, iman, dan kebersamaan.
Bersama madrasah, lebih baik bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata membangun masa depan generasi yang bercahaya dengan ilmu dan cinta Rasulullah SAW.
Penulis : RP
Editor : IZ

















