INIKEPRI.COM – Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih terus didorong di Natuna. Hal itu terlihat saat Bupati Cen Sui Lan memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) pemberantasan korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (8/4/2026).
Rakor yang digelar di ruang rapat utama Kantor Bupati Natuna ini dihadiri Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK, Agung Yudha Wibowo, bersama jajaran, termasuk Kasatgas Korsugah Uding Juharudin dan Kasatgas Korsupdak Salemuddin Thalib.
Turut hadir Sekretaris Daerah Natuna, pimpinan dan anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPK di Natuna. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan korupsi.
“Kami bersyukur dan merasa terhormat atas kehadiran KPK di Natuna. Ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk memperkuat pemahaman dan komitmen dalam tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujarnya.
Cen Sui Lan juga meminta agar jajaran KPK dapat memberikan arahan dan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah guna meningkatkan kualitas pengelolaan pemerintahan.
“Kami berharap mendapatkan arahan dan masukan yang konstruktif. Karena itu, kami ingin lebih banyak mendengar dan belajar dari KPK,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Korsup KPK, Agung Yudha Wibowo, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan semata untuk memberikan sosialisasi, melainkan untuk membangun dialog bersama pemerintah daerah.
“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan materi, tetapi untuk berdiskusi dan mendengar langsung kondisi di daerah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, KPK turut memaparkan sejumlah isu strategis terkait praktik korupsi, upaya pencegahan, serta penguatan sistem pengawasan di daerah.
Diskusi yang berlangsung terbuka itu diharapkan mampu memperkuat sinergi antara KPK dan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
“Semoga Natuna terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berintegritas,” tutup Agung.
Penulis : RP
Editor : IZ

















