INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna terus mempercepat pembangunan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih yang digadang-gadang menjadi wajah baru permukiman pesisir yang modern dan produktif. Hingga saat ini, progres pembangunan di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, telah mencapai sekitar 60 persen.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang mulai berjalan sejak 2025 dan ditargetkan rampung pada tahun 2026.
Menurutnya, keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menyeluruh dalam mentransformasi kawasan pesisir agar lebih tertata, bersih, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Pembangunan terus berproses dan saat ini sudah mencapai sekitar 60 persen. Kami optimistis dapat diselesaikan sesuai target,” ujarnya.
Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah pusat melalui pendanaan APBN, dengan fokus pada penyediaan infrastruktur penunjang sektor perikanan. Tujuannya jelas: meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Cen Sui Lan menekankan bahwa Natuna sebagai wilayah perbatasan memiliki karakteristik khusus, di mana sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sektor kelautan dan perikanan. Oleh karena itu, pembangunan kawasan ini dinilai sangat strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal pembangunan kawasan, tapi bagaimana kita menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan nelayan,” tegasnya.
Saat ini, Natuna baru memiliki satu titik pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang masuk dalam program nasional. Namun, pemerintah daerah tidak berhenti di situ.
Kepala Dinas Perikanan Natuna, Hadi Suryanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah kembali mengusulkan tambahan lokasi pembangunan untuk tahun 2026. Usulan tersebut mencakup belasan titik yang tersebar di berbagai kecamatan, termasuk wilayah pulau terluar seperti Serasan dan Pulau Laut.
“Dalam waktu dekat, pemerintah pusat akan melakukan survei lapangan untuk menilai kelayakan lokasi yang kami ajukan,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa pembangunan di Cemaga Utara terus dipacu agar dapat selesai tepat waktu. Peninjauan bersama pemerintah pusat pun telah dilakukan untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana.
Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi pesisir di wilayah perbatasan Indonesia.
Penulis : DI
Editor : IZ

















