Harga Pangan di Natuna Masih Bergantung Kapal Logistik, Pemkab Bahas Strategi Kendalikan Inflasi

- Publisher

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Natuna Cen Sui Lan di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Ranai, Selasa (14/4/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai faktor yang memengaruhi inflasi daerah, terutama fluktuasi harga kebutuhan pokok yang masih sangat dipengaruhi kelancaran distribusi logistik ke wilayah kepulauan.

Dalam arahannya, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar angka statistik.

BACA JUGA:  Berlinang Air Mata, Seorang Warga Doakan Cen Sui Lan Jadi Bupati Natuna

Menurutnya, harga sejumlah komoditas pokok seperti minyak goreng, cabai, bawang, dan beras masih bergantung pada kelancaran distribusi melalui jalur laut.

“Ketika kapal logistik tiba tepat waktu, harga relatif stabil. Namun jika terjadi keterlambatan, harga bisa naik rata-rata sekitar Rp2.000 per kilogram untuk beberapa komoditas,” ujar Cen Sui Lan.

BACA JUGA:  Kabar Baik! Natuna Dapat 10 Kuota Beasiswa S1 Gratis di Universitas Pertamina

Selain jalur laut, pemerintah daerah juga menyoroti keterbatasan akses transportasi udara yang dinilai belum optimal menopang distribusi barang.

Tingginya biaya logistik melalui jalur udara disebut menjadi kendala tambahan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di Natuna.

Pemerintah daerah menilai kondisi geografis Natuna sebagai wilayah perbatasan yang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah menjadi tantangan utama dalam pengendalian inflasi.

BACA JUGA:  Natuna Catat Prestasi Nasional, Puskesmas Ranai Diganjar Predikat Zona Integritas

Karena itu, Pemkab Natuna menekankan perlunya langkah konkret dan terukur, tidak hanya sebatas identifikasi persoalan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri organisasi perangkat daerah terkait, perwakilan Bulog, Pertamina, Badan Pusat Statistik, serta sejumlah instansi lainnya.

Pemerintah berharap sinergi lintas sektor dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat berjalan lancar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Audiensi dengan Imigrasi Kepri, Bupati Natuna Bahas Kuota Kedinasan hingga Pos Imigrasi Pulau Laut
Distribusi BBM Jadi Sorotan, Bupati Natuna Bahas Kuota hingga Kendala Pulau Terluar Bersama BPH Migas
Bupati Cen Sui Lan Sambut Kunjungan Tim Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional di Natuna
Dewan Pertahanan Nasional Kunjungi Natuna, Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Daerah Perbatasan
Pisah Sambut Penuh Haru, Cen Sui Lan Kenang Dedikasi Danlanal Ranai Jaga Perbatasan
Cen Sui Lan Ajak ASN Natuna Rutin Berinfak Lewat Baznas, Perkuat Program Sosial untuk Masyarakat
Cen Sui Lan Perkuat Ketahanan Pangan Natuna, 188 Ton Pupuk Bersubsidi Tersalurkan dan 257 Petani Terlindungi BPJS
Natuna Bangkit! Raih Peringkat Empat MTQ Kepri 2026 Berkat Dominasi Cabang Kaligrafi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:59 WIB

Audiensi dengan Imigrasi Kepri, Bupati Natuna Bahas Kuota Kedinasan hingga Pos Imigrasi Pulau Laut

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:54 WIB

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Bupati Natuna Bahas Kuota hingga Kendala Pulau Terluar Bersama BPH Migas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:22 WIB

Dewan Pertahanan Nasional Kunjungi Natuna, Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Daerah Perbatasan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:36 WIB

Pisah Sambut Penuh Haru, Cen Sui Lan Kenang Dedikasi Danlanal Ranai Jaga Perbatasan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:32 WIB

Cen Sui Lan Ajak ASN Natuna Rutin Berinfak Lewat Baznas, Perkuat Program Sosial untuk Masyarakat

Berita Terbaru