Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun

- Publisher

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kunker Reses Komisi X DPR RI mengunjungi SDN 012 Karimun di Dusun II Tulang, Kabupaten Karimun, Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

Tim Kunker Reses Komisi X DPR RI mengunjungi SDN 012 Karimun di Dusun II Tulang, Kabupaten Karimun, Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menemukan sejumlah persoalan mendasar dalam sektor pendidikan di Kabupaten Karimun. Permasalahan tersebut terutama berkaitan dengan ketimpangan akses serta keterbatasan fasilitas di wilayah kepulauan.

Temuan itu disampaikan saat memimpin kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI ke SDN 012 Karimun di Dusun II Tulang, Kamis (24/4/2026).

Menurutnya, secara statistik capaian pendidikan di Karimun terbilang baik, terutama pada indikator rata-rata lama sekolah yang telah melampaui angka nasional. Namun, hal tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.

BACA JUGA:  Bantuan Polri Tahap III, Polres Karimun Bagikan 64 Karung Beras 5 Kg di Kampung Tanjung

“Secara data memang cukup baik, tetapi harapan lama sekolah masih tertinggal. Ini menunjukkan masih ada persoalan akses dan fasilitas pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Karimun yang terdiri dari ratusan pulau menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan pendidikan. Dari lebih dari 250 pulau, hanya sekitar 50 yang berpenghuni, sehingga distribusi siswa dan tenaga pendidik tidak merata.

Di beberapa wilayah, jumlah siswa bahkan sangat minim. Dalam satu sekolah dasar, jumlah peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6 hanya berkisar puluhan orang.

BACA JUGA:  14 Murid MAN Karimun Ikuti Rangkaian Tes Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Karimun Tahun 2026

“Kondisi ini tentu tidak bisa disamakan dengan daerah perkotaan. Pola pengelolaan pendidikan di wilayah kepulauan harus disesuaikan, mulai dari distribusi guru, efisiensi anggaran, hingga penyediaan sarana dan prasarana,” jelasnya.

Selain persoalan jumlah siswa, Esti juga menyoroti keterbatasan ruang belajar di sejumlah sekolah. Bahkan, terdapat sekolah yang harus menerapkan sistem belajar hingga tiga shift dalam sehari.

“Kalau sampai tiga shift, ada siswa yang belajar siang hingga sore. Ini tentu tidak ideal bagi proses pendidikan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Ayo Kawal! Segini Besaran Dana Desa di Kabupaten Karimun

Sebagai solusi, ia mengungkapkan adanya usulan untuk melakukan pembangunan atau renovasi sekolah secara vertikal. Dengan konsep bangunan bertingkat, kapasitas ruang kelas diharapkan dapat ditingkatkan tanpa harus menambah luas lahan.

Langkah tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurai kepadatan siswa sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di wilayah kepulauan.

Ke depan, ia menekankan pentingnya kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap karakteristik daerah, khususnya wilayah 3T, agar pemerataan akses dan kualitas pendidikan dapat benar-benar terwujud.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas
Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Mobil Toyota Baru Siap Antar Bupati, Wabup hingga Sekda Karimun, Katanya untuk Dukung Kinerja

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru