INIKEPRI.COM – Suasana malam Ramadhan di Masjid Baitul Mubtadiin, Kundur-Karimun, berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Kegiatan Safari Ramadhan pada Sabtu (21/2/2026) malam, menghadirkan Alvino Syunur Huda, da’i cilik utusan MI Darul Ikhsan, yang menyampaikan tausyiah bertema “Ramadhan Bersama Al-Qur’an.”
Dengan penyampaian yang tenang namun penuh keyakinan, Alvino mengajak jamaah, khususnya anak-anak dan remaja, untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sehari-hari selama bulan suci, tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan.
“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk kembali akrab dengan Al-Qur’an. Kalau kita membiasakan membaca setiap hari, insyaAllah hati menjadi lebih tenang dan hidup kita lebih terarah,” ujar Alvino di hadapan jamaah.
Didampingi Guru dan Pihak Madrasah
Kehadiran Alvino tidak terlepas dari bimbingan para pendidik. Ia didampingi pelatihnya, Desi Nurjanah, yang selama ini membina kemampuan dakwah dan kepercayaan dirinya.
Turut hadir Kepala Madrasah, Rudi Sugianto, bersama guru Nurmi Hasni, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan karakter dan keberanian siswa tampil di ruang publik.
Rudi menegaskan bahwa kegiatan seperti Safari Ramadhan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan di madrasah.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, akhlak, dan kepedulian untuk menyampaikan kebaikan. Dakwah sejak dini adalah bagian dari pembinaan itu,” katanya.
Dukungan Pemerintah dan Masyarakat
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, perwakilan kecamatan mengajak warga menjaga suasana Ramadhan tetap kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan.
Safari Ramadhan ini menjadi momentum silaturahmi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang religius dan berakhlak.
Ibadah Berjalan Tertib, Anak-anak Ikut Khusyuk
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan shalat tarawih 23 rakaat yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Menariknya, banyak anak-anak mengikuti ibadah hingga selesai tanpa kegaduhan, mencerminkan pentingnya pembiasaan nilai disiplin dan adab sejak usia dini.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran madrasah sebagai ruang pembinaan generasi Qur’ani—yakni generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Melalui momentum Ramadhan, kehadiran da’i cilik seperti Alvino diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak lain untuk berani tampil, belajar berdakwah, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Penulis : RP
Editor : IZ

















