Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

- Publisher

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Sulung LMB Kepulauan Riau Kota Batam, Lukman Hakim. Foto: INIKEPRI.COM

Panglima Sulung LMB Kepulauan Riau Kota Batam, Lukman Hakim. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Reaksi keras datang dari Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau (LMB Kepri) menyusul beredarnya konten yang dinilai menghina tokoh Melayu di wilayah Riau.

Panglima Sulung LMB Kepulauan Riau Kota Batam, Lukman Hakim, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Ia menyebut penghinaan terhadap tokoh Melayu sama artinya dengan menyentuh marwah, adat, dan harga diri masyarakat Melayu secara keseluruhan.

“Ini bukan masalah kecil, ini harus segera diselesaikan biar tidak ada kejadian seperti ini lagi,” tegasnya, Sabtu (2/5/2026).

BACA JUGA:  Batam Tunjukkan Tren Positif, Amsakar–Li Claudia Dorong Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Menurutnya, langkah cepat dari aparat penegak hukum sangat dibutuhkan agar persoalan tidak meluas. Ia mengingatkan bahwa jika tidak segera ditangani, reaksi dari masyarakat adat bisa semakin besar.

Lukman Hakim juga menegaskan bahwa masyarakat Melayu pada dasarnya terbuka dan menerima keberagaman. Namun, sikap tersebut memiliki batas yang tidak boleh dilanggar, terutama menyangkut kehormatan tokoh dan nilai budaya.

“Panglima Sulung berpesan, kami terima semua suku yang masuk ke tanah kami. Tapi jangan pernah menghina tokoh bangsa Melayu dan adat budaya Melayu,” katanya.

BACA JUGA:  Di Lomba Orasi, Ansar Sebut Syarat Utama Pemimpin Adalah Jenjang Pendidikan

Sebagai penegasan nilai yang dijunjung tinggi, ia mengingatkan kembali pepatah Melayu yang sarat makna: “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”

Pernyataan senada juga disampaikan Dato’ Januarja selaku Timbalan 1 LMB Kepulauan Riau. Ia mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil langkah konkret atas kasus tersebut.

Gelombang respons tidak hanya datang dari jajaran pengurus, tetapi juga dari anggota LMB serta berbagai elemen masyarakat adat di Kepulauan Riau dan Riau. Kasus ini dinilai telah memicu keprihatinan luas, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga etika dalam ruang publik, terutama terkait budaya dan tokoh daerah.

BACA JUGA:  Di Batam, Laki-laki Lebih Banyak Terinfeksi COVID-19

LMB Kepri menegaskan, menjaga marwah Melayu bukan hanya tanggung jawab satu kelompok, tetapi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat yang hidup dan berinteraksi di tanah Melayu.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

SiTaskin Pesisir Diluncurkan di Batam, BP Taskin Fokus Entaskan Kemiskinan di Galang
Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang
Amsakar Perkuat Peran RT, RW dan LPM Sebagai Jembatan Informasi Pemerintah ke Masyarakat
TP-PKK Batam Salurkan 30 Kursi Roda, Erlita Amsakar Tegaskan Komitmen pada Kelompok Disabilitas
Tingkatkan Keandalan Listrik di Senjulung, PLN Batam Percepat Pembangunan Gardu Baru Dalam Upaya Pengamanan Peningkatan Beban
Ramai Sorotan Anggaran Sopir Rp44,3 Miliar, Pemko Batam: Diprioritaskan untuk Pelayanan Publik
Pengurus KBKK Batam Dikukuhkan, Amsakar Minta Pengurus Jaga Soliditas dan Perkuat Kontribusi bagi Daerah
Saya Orang Pertama yang Bersuara”: Kesaksian Korban Membuka Babak Baru Dugaan Intimidasi di Bukit Indah Piayu

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:24 WIB

SiTaskin Pesisir Diluncurkan di Batam, BP Taskin Fokus Entaskan Kemiskinan di Galang

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:49 WIB

Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:19 WIB

Amsakar Perkuat Peran RT, RW dan LPM Sebagai Jembatan Informasi Pemerintah ke Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:13 WIB

TP-PKK Batam Salurkan 30 Kursi Roda, Erlita Amsakar Tegaskan Komitmen pada Kelompok Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik di Senjulung, PLN Batam Percepat Pembangunan Gardu Baru Dalam Upaya Pengamanan Peningkatan Beban

Berita Terbaru