SiTaskin Pesisir Diluncurkan di Batam, BP Taskin Fokus Entaskan Kemiskinan di Galang

- Publisher

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule didampingi Wali Kota Batam Amsakar Achmad (kiri) pada peluncuran SiTaskin Pesisir di KNMP Sembulang di Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule didampingi Wali Kota Batam Amsakar Achmad (kiri) pada peluncuran SiTaskin Pesisir di KNMP Sembulang di Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) resmi meluncurkan program SiTaskin Pesisir di Kecamatan Galang, Kota Batam, sebagai langkah mempercepat pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir yang menjadi wilayah prioritas penanganan kemiskinan ekstrem.

Peluncuran program yang berlangsung di Kelurahan Sembulang, Selasa (8/7/2026), merupakan hasil kolaborasi antara BP Taskin, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, mengatakan Kecamatan Galang dipilih karena telah ditetapkan dalam Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Batam 2025–2029 sebagai salah satu wilayah prioritas intervensi.

“Kami mengapresiasi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang telah berkolaborasi. Pengentasan kemiskinan membutuhkan sinergi program sehingga dapat diwujudkan secara bersama-sama,” kata Iwan.

BACA JUGA:  Kawasan Nongsa Diplot jadi Contoh New Normal Pariwisata Batam. Suai!

Ia menjelaskan, pelaksanaan SiTaskin Pesisir di Batam dipadukan dengan pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah dibangun di Kelurahan Sembulang.

“Batam menjadi prioritas sebagai lokasi pelaksanaan perdana SiTaskin Pesisir dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi Kampung Nelayan Merah Putih di daerah lain,” ujarnya.

Menurut Iwan, berbagai program lintas kementerian akan mendukung pelaksanaan SiTaskin Pesisir, di antaranya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dari KKP, pengembangan wirausaha baru di sektor industri olahan pangan bersama Kementerian Perindustrian, hingga pembangunan gerai e-Pas Kecil.

Ia menegaskan, SiTaskin Pesisir tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mengedepankan pendampingan berkelanjutan agar setiap program benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Beroperasi Kembali, Ini Jadwal dan Harga Tiket KM Kelud untuk Bulan Oktober 2023

“Program ini akan terus dikawal melalui pendampingan dan pengawasan penyuluh di lapangan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang dipadukan dengan SiTaskin Pesisir diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kampung Nelayan Merah Putih sudah dibangun. Mari bersama BP Taskin meningkatkan kesejahteraan nelayan sehingga sektor perikanan berkembang, pendapatan nelayan meningkat, sekaligus mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan Pemerintah Kota Batam berkomitmen mendukung program nasional tersebut sebagai bagian dari upaya menekan angka kemiskinan.

BACA JUGA:  Menteri KKP Tinjau Batam, Tiga Lokasi Berpotensi Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Ia menyebut angka kemiskinan di Kota Batam terus mengalami penurunan, dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025.

“Program SiTaskin menunjukkan komitmen bersama untuk menekan angka kemiskinan dan mengangkat kesejahteraan masyarakat. Kami berharap program-program konkret ini benar-benar menyentuh masyarakat pesisir, terutama warga Tanjung Banun,” ujar Amsakar.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, SiTaskin Pesisir diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi pesisir, tetapi juga menjadi model nasional dalam percepatan pengentasan kemiskinan berbasis potensi kelautan dan perikanan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya
Perkuat Pelayanan Publik, BP Batam Siap Jalin Kolaborasi dengan Kantor Bahasa Kepri
Amsakar: Imam dan Mubalig Harus Jadi Penyampai Informasi yang Menyejukkan Masyarakat
Amsakar Ajak Investor Tiongkok Tanam Modal di Batam, Soroti Keunggulan FTZ dan Infrastruktur
Pelatihan Public Speaking HKG PKK 2026, Erlita Minta Kader Jadi Penyambung Informasi Pemerintah
Wakil Kepala Batam Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan
BAZNAS Batam Himpun ZIS Rp21 Miliar Sepanjang 2025, Salurkan Rp21,039 Miliar kepada Mustahik
Warga Nongsa Apresiasi Program Kerakyatan Amsakar-Li Claudia, dari Seragam Gratis hingga Beasiswa

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:36 WIB

Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:34 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, BP Batam Siap Jalin Kolaborasi dengan Kantor Bahasa Kepri

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:55 WIB

Amsakar: Imam dan Mubalig Harus Jadi Penyampai Informasi yang Menyejukkan Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:02 WIB

Pelatihan Public Speaking HKG PKK 2026, Erlita Minta Kader Jadi Penyambung Informasi Pemerintah

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:34 WIB

Wakil Kepala Batam Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru