INIKEPRI.COM – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) resmi meluncurkan program SiTaskin Pesisir di Kecamatan Galang, Kota Batam, sebagai langkah mempercepat pengentasan kemiskinan di kawasan pesisir yang menjadi wilayah prioritas penanganan kemiskinan ekstrem.
Peluncuran program yang berlangsung di Kelurahan Sembulang, Selasa (8/7/2026), merupakan hasil kolaborasi antara BP Taskin, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, mengatakan Kecamatan Galang dipilih karena telah ditetapkan dalam Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Batam 2025–2029 sebagai salah satu wilayah prioritas intervensi.
“Kami mengapresiasi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang telah berkolaborasi. Pengentasan kemiskinan membutuhkan sinergi program sehingga dapat diwujudkan secara bersama-sama,” kata Iwan.
Ia menjelaskan, pelaksanaan SiTaskin Pesisir di Batam dipadukan dengan pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah dibangun di Kelurahan Sembulang.
“Batam menjadi prioritas sebagai lokasi pelaksanaan perdana SiTaskin Pesisir dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi Kampung Nelayan Merah Putih di daerah lain,” ujarnya.
Menurut Iwan, berbagai program lintas kementerian akan mendukung pelaksanaan SiTaskin Pesisir, di antaranya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dari KKP, pengembangan wirausaha baru di sektor industri olahan pangan bersama Kementerian Perindustrian, hingga pembangunan gerai e-Pas Kecil.
Ia menegaskan, SiTaskin Pesisir tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mengedepankan pendampingan berkelanjutan agar setiap program benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini akan terus dikawal melalui pendampingan dan pengawasan penyuluh di lapangan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang dipadukan dengan SiTaskin Pesisir diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Kampung Nelayan Merah Putih sudah dibangun. Mari bersama BP Taskin meningkatkan kesejahteraan nelayan sehingga sektor perikanan berkembang, pendapatan nelayan meningkat, sekaligus mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan Pemerintah Kota Batam berkomitmen mendukung program nasional tersebut sebagai bagian dari upaya menekan angka kemiskinan.
Ia menyebut angka kemiskinan di Kota Batam terus mengalami penurunan, dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025.
“Program SiTaskin menunjukkan komitmen bersama untuk menekan angka kemiskinan dan mengangkat kesejahteraan masyarakat. Kami berharap program-program konkret ini benar-benar menyentuh masyarakat pesisir, terutama warga Tanjung Banun,” ujar Amsakar.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, SiTaskin Pesisir diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi pesisir, tetapi juga menjadi model nasional dalam percepatan pengentasan kemiskinan berbasis potensi kelautan dan perikanan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















