‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama

- Publisher

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama jalan d Batam. Foto: Istimewa

Nama jalan d Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Lembaga Adat Melayu Kota Batam mengusulkan perubahan nama 24 simpang dan bundaran di berbagai wilayah Kota Batam kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

Usulan tersebut bertujuan memperkuat identitas budaya Melayu di ruang publik sekaligus mengganti sejumlah nama populer yang dinilai tidak pantas dan kurang mencerminkan jati diri daerah.

Ketua LAM Kota Batam, Raja Muhammad Amin, mengatakan salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah simpang di kawasan Bengkong atau Aljabar yang selama ini dikenal masyarakat dengan sebutan yang kurang elok.

“Nama-nama seperti itu tidak mencerminkan nilai budaya kita. Karena itu, kami mengusulkan nama yang lebih bermakna dan membawa pesan positif,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

BACA JUGA:  Perluas Akses Kesehatan Pekerja, RSBP Batam Reaktivasi Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk kawasan tersebut, LAM Batam mengusulkan nama baru, yakni Simpang Junjung Budaya.

Menurut Raja Muhammad Amin, nama tersebut dipilih karena memiliki makna yang luas, yakni menjunjung tinggi nilai budaya, etika sosial, serta tertib dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk budaya berlalu lintas.

“Budaya Melayu adalah payung negeri. Nilai-nilai itu harus hadir dalam setiap ruang publik agar masyarakat selalu diingatkan untuk menjaga adab dan kebersamaan,” katanya.

Tokoh Melayu dan Mantan Wali Kota Diusulkan Diabadikan

Selain mengganti nama yang dianggap kurang sesuai, LAM Batam juga mengusulkan penggunaan nama tokoh-tokoh besar Melayu Kepulauan Riau serta sejumlah tokoh Batam yang telah berjasa bagi pembangunan daerah.

Beberapa usulan tersebut antara lain:

  • Simpang Frengky menjadi Simpang Opu Daeng Celak
  • Simpang Kara menjadi Simpang Raja Idris bin Raja Haji Fisabilillah
  • Simpang KDA menjadi Simpang Opu Daeng Kamboja
  • Bundaran BP Batam menjadi Bundaran Raja Ali bin Raja Ja’far
  • Simpang Nagoya menjadi Simpang H Raja Abdul Aziz
  • Simpang Tiban menjadi Simpang Dato’ H Nyat Kadir
BACA JUGA:  Cen Sui Lan Beri Motivasi ke Peserta Pelatihan SAR di Batam

Nama Nyat Kadir turut diusulkan untuk menghormati jasa beliau dalam pembangunan Kota Batam.

Sudah Disampaikan ke Pemko dan BP Batam

Raja Muhammad Amin mengatakan usulan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Menurutnya, perubahan nama simpang dan bundaran membutuhkan sinergi antara LAM, Pemerintah Kota Batam, dan BP Batam karena menyangkut penataan infrastruktur dan wajah kota.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Akan Disematkan Gelar Adat Melayu Kepri, Prosesi Digelar di Istana Besar Madani

“Kalau menyangkut simpang dan bundaran, tentu perlu kolaborasi semua pihak. Kami berharap ini dapat dibahas bersama dan diwujudkan demi memperkuat identitas Batam sebagai tanah Melayu,” ujarnya.

LAM Batam juga telah melampirkan konsep desain tugu dan ornamen bernuansa Melayu untuk sejumlah simpang dan bundaran yang diusulkan.

Meski demikian, pihaknya membuka ruang bagi Pemko Batam dan BP Batam untuk melakukan penyesuaian desain, dengan tetap melibatkan LAM agar unsur budaya Melayu tetap menjadi ruh utama.

Jika terealisasi, perubahan nama tersebut diyakini akan menjadi tonggak penting dalam menegaskan identitas Batam sebagai kota modern yang tetap berpijak kuat pada akar budaya Melayu.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya
VIRAL! Tiga Anak di Bengkong Belum Sekolah, Amsakar Langsung Turun Tangan
PLN Batam Buka Akses Informasi Kompensasi Pascagangguan Listrik, Pelanggan Bisa Cek Lewat Aplikasi
Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam, Soroti Air Bersih hingga Sampah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:22 WIB

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik

Kamis, 5 November 2026 - 10:25 WIB

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Rabu, 4 November 2026 - 10:30 WIB

GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Rabu, 4 November 2026 - 07:22 WIB

VIRAL! Tiga Anak di Bengkong Belum Sekolah, Amsakar Langsung Turun Tangan

Berita Terbaru