Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

- Publisher

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura dan Sekdaprov Misni memimpin rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura dan Sekdaprov Misni memimpin rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Dengan 98 persen wilayah berupa lautan, Kepulauan Riau dinilai sebagai daerah yang paling relevan untuk mengembangkan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pemerintah pusat pun meminta Provinsi Kepri menyiapkan sedikitnya 100 lokasi calon kampung nelayan sebagai bagian dari program strategis nasional.

Hal itu disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat memimpin rapat pemenuhan kelengkapan persyaratan dan pemantapan data usulan pembangunan KNMP Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (18/5/2026).

“Pak Menteri KKP meminta Kepri menyiapkan sedikitnya 100 calon Kampung Nelayan Merah Putih, karena beliau menilai program ini sangat potensial dikembangkan di wilayah kepulauan seperti Kepri,” ujar Ansar.

BACA JUGA:  Perdana Pimpin Apel, Wagub Nyanyang Tegaskan Komitmen Realisasi Program Prioritas

Menurut Ansar, program tersebut sangat cocok diterapkan di Kepulauan Riau, mengingat sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan.

“Program ini sangat tepat untuk meningkatkan taraf hidup nelayan di Kepri. Karena itu saya meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mendukung penuh dan menuntaskan program ini,” tegasnya.

Dalam rapat itu, Ansar juga meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan seluruh persyaratan, mulai dari legalitas lahan milik pemerintah, akses jalan, ketersediaan air bersih hingga jaringan listrik.

BACA JUGA:  Ikuti Rekomendasi Ombudsman, Pemprov Kepri Siap Perbaiki Layanan Pengawasan Ketenagakerjaan

Turut hadir Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, kepala OPD, serta para bupati dan wali kota se-Kepri yang mengikuti rapat secara virtual.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ridwan Mulyana, mengatakan program KNMP memiliki dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Selain meningkatkan pendapatan nelayan, program ini juga membuka lapangan kerja dan memperluas distribusi hasil tangkapan ke berbagai daerah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Peserta Inovasi TTG, Persiapan Menuju Tingkat Nasional Bulan Juni Mendatang

Saat ini, di Kepulauan Riau telah dibangun tiga kampung nelayan di Batam dan satu di Natuna. Untuk tahun 2026, pemerintah pusat menargetkan pembangunan 1.269 KNMP di seluruh Indonesia, dengan target jangka panjang mencapai 5.000 kampung nelayan pada 2029.

Khusus untuk Kepri, sebanyak 32 lokasi telah dinyatakan memenuhi syarat, sementara 20 lokasi lainnya masih dalam tahap validasi.

Jika seluruh persyaratan dapat dipenuhi, program ini diyakini akan menjadi lompatan besar bagi kesejahteraan nelayan dan penguatan ekonomi pesisir di Provinsi Kepulauan Riau.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Berita Terbaru

Cristiano Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga Portugal VS Spanyol. Foto: Istimewa

Olahraga

Ronaldo Umumkan Pensiun dari Piala Dunia Usai Edisi 2026

Senin, 6 Jul 2026 - 06:33 WIB