INIKEPRI.COM – Ketua Dewan Pengarah Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN), H. Raja Mustakim, mengingatkan pentingnya membangun ketahanan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Selain mengajak masyarakat lebih cerdas dalam menyaring informasi, ia juga mendorong kebangkitan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan daerah.
Seruan tersebut disampaikan Raja Mustakim saat menghadiri Apel Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Bhayangkara Polres Natuna, Senin (22/6/2026).
Apel yang dipimpin Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie SH SIK MM MTr Opsla itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta berbagai elemen lainnya dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Natuna.
Menurut Raja Mustakim, ancaman terhadap keamanan saat ini tidak hanya berasal dari dunia nyata, tetapi juga dari ruang digital yang semakin berkembang. Karena itu, masyarakat dituntut lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh ataupun ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut berpotensi memicu perpecahan dan mengganggu keharmonisan masyarakat.
“Ruang digital seharusnya menjadi tempat yang memberikan manfaat, menambah pengetahuan, mempererat silaturahmi, dan mendukung pembangunan daerah. Jangan sampai teknologi justru dipakai untuk menyebarkan fitnah, kebencian, atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Saya berharap masyarakat Natuna menjadi masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital,” ujarnya.
Menurut dia, kemampuan masyarakat dalam memahami dan memilah informasi menjadi benteng penting dalam menghadapi derasnya arus informasi yang beredar di media sosial.
Selain menyoroti pentingnya literasi digital, Raja Mustakim juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui Siskamling. Ia menilai keamanan lingkungan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Kalau masyarakat saling mengenal, peduli dengan lingkungan sekitar, dan mau menjaga kebersamaan, maka potensi gangguan keamanan bisa dicegah lebih awal. Siskamling bukan sekadar ronda malam, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Raja Mustakim bersama Ketua KPDN Natuna, Hairunnazar SE, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial pembagian paket sembako kepada masyarakat melalui program Polri untuk Masyarakat.
Ia berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan bijak memanfaatkan teknologi dapat terus ditingkatkan.
“Natuna adalah beranda terdepan NKRI. Karena itu, keamanan, persatuan, dan kerukunan harus terus kita jaga bersama agar daerah ini tetap aman, damai, dan kondusif,” tuturnya.
Penulis : RP
Editor : IZ

















