Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura akan menjalani pemusatan pendidikan di Jakarta setelah lolos seleksi nasional.
INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi melepas dua putra-putri terbaik Provinsi Kepulauan Riau yang akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026 di Jakarta.
Keduanya adalah Muhammad Salman Farisi dari SMAN 1 Tanjungpinang dan Raudah Mabrura dari SMAN 1 Bintan Utara. Mereka berhasil lolos sebagai wakil Kepulauan Riau setelah melewati seluruh tahapan seleksi nasional yang berlangsung ketat.
Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (13/7/2026), disaksikan orang tua peserta, kepala sekolah, serta guru pendamping. Dalam kesempatan tersebut, Ansar secara simbolis memasangkan jaket dan topi kepada kedua calon Paskibraka sebagai tanda keberangkatan menuju pemusatan pelatihan.
Ansar mengaku bangga atas keberhasilan Salman dan Raudah yang mampu menembus seleksi nasional. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari niat, disiplin, dan kerja keras selama mengikuti seluruh proses seleksi.
“Dengan niat, semangat, serta disiplin dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi, akhirnya terpilihlah putra dan putri yang hebat untuk mewakili Provinsi Kepri,” ujar Ansar.
Ia berharap keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti pendidikan dan pelatihan di Jakarta hingga dipercaya menjadi bagian dari tim inti pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
“Mudah-mudahan nanti kalian bisa menjadi tim inti yang bertugas membawa bendera pusaka. Jaga baik nama Provinsi Kepulauan Riau,” pesannya.
Selain membawa nama baik daerah, Ansar juga meminta Salman dan Raudah menjadi duta Kepulauan Riau selama berada di tingkat nasional. Ia berharap keduanya dapat memperkenalkan potensi wisata, sejarah, dan budaya daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
“Perkenalkanlah Kepulauan Riau kepada teman-teman dari seluruh Indonesia. Ceritakan bahwa kita memiliki Pulau Penyengat yang kaya akan sejarah dan budaya, sehingga mereka tertarik untuk berkunjung ke daerah kita,” katanya.
Ansar menilai kesempatan mengikuti Paskibraka Nasional bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kualitas generasi muda Kepulauan Riau di tingkat nasional.
Sementara itu, proses pembentukan Paskibraka Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 telah dilaksanakan pada 5 hingga 7 Mei 2026 dengan melibatkan 50 peserta terbaik dari tujuh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.
Seleksi dilakukan secara berjenjang melalui berbagai tahapan, mulai dari Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, peraturan baris-berbaris (PBB), kesamaptaan jasmani, hingga psikotes.
Keberhasilan Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura menembus Paskibraka Nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kepulauan Riau untuk terus berprestasi, mengasah disiplin, serta menumbuhkan semangat nasionalisme demi mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Penulis : DI
Editor : IZ

















