Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan

- Publisher

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam wawancara bersama CNBC Indonesia. Foto: Tangkapan Layar

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam wawancara bersama CNBC Indonesia. Foto: Tangkapan Layar

INIKEPRI.COM – Kota Batam terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan investasi paling kompetitif di Indonesia. Sepanjang 2025, realisasi investasi di Batam mencapai Rp44,01 triliun atau melonjak 72,83 persen dibanding tahun sebelumnya. Di saat yang sama, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,76 persen.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari reformasi pelayanan investasi yang dilakukan pemerintah melalui penyederhanaan regulasi, percepatan proses perizinan, pembangunan infrastruktur, serta meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Batam.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menjadi narasumber dalam program PROFIT di CNBC Indonesia, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, selama sekitar satu tahun lima bulan memimpin Batam bersama Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pemerintah terus melakukan pembenahan sistem pelayanan agar lebih cepat, sederhana, dan memberikan kepastian kepada investor.

“Ekonomi Batam berjalan dengan baik dan investasi terus berkembang. Berbagai regulasi yang diterbitkan pemerintah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing kawasan,” kata Amsakar.

Ia menjelaskan, berbagai kebijakan strategis pemerintah pusat menjadi landasan dalam memperkuat tata kelola kawasan perdagangan bebas sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Reformasi Perizinan Percepat Investasi

Amsakar mengungkapkan Presiden Republik Indonesia memberikan arahan agar seluruh proses pelayanan kepada dunia usaha disederhanakan sehingga investasi dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

BACA JUGA:  Batam-Xiangyang Jajaki Kerjasama Sister City

Arahan tersebut kemudian diterjemahkan melalui reformasi sistem perizinan di Batam. Salah satu perubahan paling signifikan terjadi pada proses persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Jika sebelumnya penyelesaian AMDAL dapat memakan waktu antara enam bulan hingga dua tahun, kini proses tersebut rata-rata selesai dalam waktu sekitar 38 hari. Sementara Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini dapat diterbitkan dalam waktu sekitar dua bulan.

Percepatan pelayanan itu berdampak langsung terhadap peningkatan investasi. Realisasi investasi Batam yang pada 2024 tercatat sebesar Rp25,46 triliun melonjak menjadi Rp44,01 triliun pada 2025.

Capaian tersebut bahkan melampaui target investasi sebesar Rp36,9 triliun dengan tingkat realisasi mencapai 118,87 persen.

“Kami diminta Presiden untuk menyederhanakan pelayanan kepada dunia usaha. Itu yang terus kami lakukan agar investor memperoleh kepastian dan kemudahan berusaha di Batam,” ujarnya.

Layanan Digital dan Duta Investasi

Selain memangkas waktu perizinan, BP Batam juga mengembangkan sistem pemantauan layanan berbasis digital yang memungkinkan setiap proses investasi dipantau secara real time.

Melalui sistem tersebut, pimpinan dapat mengetahui perkembangan setiap permohonan perizinan dan segera melakukan evaluasi apabila terdapat proses yang mengalami keterlambatan.

Untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal, BP Batam juga membentuk Duta Investasi, yakni tim yang bertugas mendampingi investor sejak tahap awal hingga proyek investasi terealisasi.

“Investor tidak kami biarkan berjalan sendiri. Mereka didampingi sejak awal hingga investasi terealisasi sehingga seluruh proses menjadi lebih mudah dan pasti,” kata Amsakar.

BACA JUGA:  Raffi Ahmad, Atta Halilintar Dkk Ajak Warga Batam Pilih Amsakar-Li Claudia

Pelabuhan dan Pariwisata Tumbuh Bersama

Peningkatan investasi juga diikuti pertumbuhan sektor logistik dan pariwisata.

Aktivitas pelabuhan Batam terus meningkat, termasuk bertambahnya layanan kapal direct call yang melakukan kegiatan ekspor-impor langsung dari Batam tanpa melalui pelabuhan transit.

Perkembangan tersebut turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Jumlah wisatawan nusantara naik dari sekitar 1,7 juta menjadi hampir 2,1 juta orang, sedangkan wisatawan mancanegara meningkat dari sekitar 1,2 juta menjadi sekitar 1,5 hingga 1,6 juta orang.

Menurut Amsakar, pertumbuhan sektor logistik dan pariwisata memberikan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Batam dan Singapura Bukan Pesaing

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menepis anggapan bahwa Batam hanya menjadi lokasi relokasi investasi dari Singapura.

Menurutnya, hubungan Batam dengan Singapura maupun Johor lebih tepat disebut sebagai growth partner atau mitra pertumbuhan yang saling melengkapi.

“Untuk maju tidak harus sendiri. Kita bisa tumbuh bersama. Batam hadir sebagai mitra yang saling melengkapi Singapura dan Johor, bukan sebagai pesaing ataupun sekadar menerima limpahan investasi,” tegasnya.

Ia menilai posisi Batam yang berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka menjadi salah satu keunggulan utama yang terus menarik minat investor global.

BACA JUGA:  Kunjungi PT Sat Nusa Persada, Ini yang Dilakukan Kapolda Kepri

Data Center Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Amsakar menyebut sektor data center kini menjadi salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi Batam.

Hingga pertengahan 2026, nilai investasi pada sektor tersebut telah mencapai sekitar Rp120 triliun dengan 20 proyek yang sedang dikembangkan.

Batam juga didukung keberadaan sejumlah landing station kabel bawah laut internasional di kawasan Nongsa, di antaranya Indonesia Cable Express, Nongsa China Cable System, dan Singapore Cable System.

“Kami memiliki lahan, dukungan infrastruktur digital, ketersediaan air bersih, serta pasokan listrik yang terus dipersiapkan bersama PLN. Karena itu, investor memilih Batam berdasarkan daya saing yang kami miliki,” ujarnya.

Presiden Minta Batam Tetap Jadi Lokomotif Investasi

Amsakar turut mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Presiden RI yang berlangsung sekitar satu jam 45 menit.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta Batam terus meningkatkan daya saing melalui penyederhanaan perizinan, percepatan pelayanan, serta pengembangan pelabuhan bertaraf internasional agar mampu memaksimalkan potensi strategis Selat Malaka.

Selain itu, Batam juga diminta mempertahankan perannya sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

“Perhatian Presiden menjadi energi bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan, meningkatkan investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam menjadi lebih tinggi. Ukuran keberhasilan kami adalah menghadirkan kinerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dunia usaha,” tutup Amsakar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya
Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap
Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan
Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya

Selasa, 8 September 2026 - 08:21 WIB

Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap

Senin, 7 September 2026 - 06:53 WIB

Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 09:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 08:47 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru

Ekonomi

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:15 WIB