PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal

- Publisher

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN Natuna mendatangkan dua unit Mobile power plant (mobiler) guna mengatasi gangguan listrik. Foto: INIKEPRI.COM/PLN Natuna

PLN Natuna mendatangkan dua unit Mobile power plant (mobiler) guna mengatasi gangguan listrik. Foto: INIKEPRI.COM/PLN Natuna

INIKEPRI.COM – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna bergerak cepat mengatasi gangguan pasokan listrik di Pulau Sedanau, Kabupaten Natuna, dengan mendatangkan dua unit mobile power plant (mobiler). Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko pemadaman bergilir setelah salah satu mesin pembangkit mengalami kerusakan.

Manager ULP PLN Natuna, Rafki Chandra, menjelaskan gangguan terjadi akibat kerusakan pada bagian cylinder head (cyl head) salah satu mesin pembangkit listrik tenaga diesel berkapasitas 250 kilowatt (kW). Kerusakan tersebut menyebabkan berkurangnya pasokan daya sehingga PLN harus melakukan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan.

“Dua unit mesin mobiler telah tiba di Pulau Sedanau pada Selasa (14/7) dan kini sudah dioperasikan. Penambahan ini merupakan langkah cepat untuk mengurangi dampak kekurangan pasokan listrik terhadap aktivitas masyarakat, meski belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan daya,” ujar Rafki, Minggu (19/7/2026).

BACA JUGA:  Kampanye di Sebala, Cermin akan Minta Pusat Perhatikan Natuna dari Semua Sektor

Ia menjelaskan, sistem kelistrikan di Sedanau melayani sekitar 1.916 pelanggan dengan beban puncak mencapai 620 kW. Meski dua mesin tambahan telah beroperasi, sistem masih mengalami defisit sekitar 10 kW sehingga pengaturan pasokan listrik secara terbatas masih diperlukan pada waktu-waktu tertentu.

“Defisit daya terjadi karena satu unit mesin pembangkit mengalami gangguan dan saat ini sedang dalam proses perbaikan,” katanya.

Menurut Rafki, kebijakan pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keandalan sistem. Apabila seluruh kebutuhan listrik dipaksakan dipenuhi saat kapasitas pembangkit belum mencukupi, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pembangkit berhenti beroperasi dan memicu pemadaman yang lebih luas.

BACA JUGA:  Menuju Desa Maju dan Akuntabel, Bupati Natuna Buka Rakor Pemerintah Desa

“Saat ini masih terdapat kekurangan daya sekitar 10 kW, sehingga pada waktu-waktu tertentu masih diperlukan pengaturan pasokan listrik secara terbatas di beberapa lokasi agar sistem tetap andal dan tidak mengalami gangguan yang lebih luas,” jelasnya.

PLN, lanjut Rafki, terus mempercepat proses perbaikan mesin pembangkit yang rusak agar sistem kelistrikan di Sedanau dapat kembali beroperasi secara normal.

“PLN terus mempercepat proses perbaikan, dan diharapkan mesin tersebut dapat kembali beroperasi hari ini sehingga pasokan listrik dapat kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, warga Sedanau, Eko, mengaku kondisi kelistrikan di wilayahnya kini jauh lebih baik setelah dua unit mesin tambahan mulai dioperasikan. Menurutnya, pemadaman bergilir yang sempat diberlakukan berlangsung sesuai jadwal dan diterapkan secara merata kepada seluruh pelanggan.

BACA JUGA:  Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna

“Pemadaman tidak berlangsung lama. Sesuai jadwal, listrik padam selama tiga jam, kemudian menyala selama enam jam, dan pola itu terus berulang. Tidak ada yang diistimewakan, semuanya diberlakukan secara adil dan merata,” katanya.

Dengan penambahan dua unit mobile power plant tersebut, PLN berharap keandalan pasokan listrik di Sedanau dapat terus meningkat sembari menunggu proses perbaikan mesin pembangkit utama selesai, sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah pulau penyangga tersebut dapat kembali berjalan normal.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Tutup Turnamen Domino Gen Z, Raja Mustakim: Jangan Biarkan Anak Muda Natuna Jadi Penonton
Pemkab Natuna Siapkan Rp600 Juta untuk UMKM, Pinjaman hingga Rp20 Juta Tanpa Bunga
Bupati Natuna Gandeng BWS Sumatera IV, Infrastruktur Air Disiapkan hingga 2029
Buka Festival Literasi ke-3 Natuna, Cen Sui Lan Dorong Perpustakaan Hadir hingga Pelosok Desa
Pemkab Natuna Siapkan Bantuan Ayam Petelur untuk 85 Keluarga Kurang Mampu
Pelabuhan Selat Lampa Kantongi Kode Ekspor-Impor, Natuna Bersiap Buka Akses Perdagangan Internasional
Bupati Cen Sui Lan Turun Layani Warga di Pasar Murah Natuna, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Cen Sui Lan Lepas 334 Kontingen Natuna ke Porprov VI Kepri 2026, 252 Atlet Siap Bertanding

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Tutup Turnamen Domino Gen Z, Raja Mustakim: Jangan Biarkan Anak Muda Natuna Jadi Penonton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Natuna Siapkan Rp600 Juta untuk UMKM, Pinjaman hingga Rp20 Juta Tanpa Bunga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bupati Natuna Gandeng BWS Sumatera IV, Infrastruktur Air Disiapkan hingga 2029

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Buka Festival Literasi ke-3 Natuna, Cen Sui Lan Dorong Perpustakaan Hadir hingga Pelosok Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Pemkab Natuna Siapkan Bantuan Ayam Petelur untuk 85 Keluarga Kurang Mampu

Berita Terbaru