INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di berbagai kawasan strategis sebagai upaya meningkatkan konektivitas, mengurangi kemacetan, sekaligus mendukung pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga akhir Juli 2026, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam mencatat sedikitnya tujuh proyek peningkatan jalan sedang berjalan dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan.
Kepala Dinas BMSDA Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan seluruh pekerjaan terus diawasi agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan target penyelesaian yang telah ditetapkan.
“Seluruh pekerjaan terus kami awasi agar berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu yang telah ditetapkan. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setelah rampung,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Berdasarkan data BMSDA, proyek dengan progres tertinggi saat ini adalah peningkatan Jalan Simpang Batamindo Muka Kuning–Tanjung Piayu (Jalan S. Parman) yang telah mencapai 52,76 persen.
Pekerjaan pada ruas sepanjang 6,6 kilometer tersebut meliputi perbaikan beton (patching) serta pelapisan aspal menggunakan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) guna meningkatkan kualitas jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan industri dan permukiman.
Sementara itu, pembangunan Jalan Simpang Ulil Albab–SPBU Tiban 3 mencatat progres 34,40 persen. Jalan sepanjang 1,7 kilometer itu akan diperlebar menjadi dua jalur dengan empat lajur untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas di kawasan Tiban.
Kemudian, proyek pelebaran Jalan Kantor Camat Sagulung–Kavling Baru telah mencapai 29,52 persen. Ruas sepanjang 1,55 kilometer tersebut dibangun menjadi dua jalur empat lajur menggunakan konstruksi beton yang dilapisi aspal.
Proyek lain yang juga terus berjalan adalah peningkatan Jalan Simpang Arteri KDA–Simpang BI (lanjutan) dengan progres 28,87 persen. Selain pelebaran jalan sepanjang 4,4 kilometer, pekerjaan tersebut juga mencakup pembangunan fasilitas pedestrian guna meningkatkan keselamatan pejalan kaki.
Selanjutnya, Jalan Simpang Sei Pancur–Simpang Kampung Bagan telah mencapai progres 25,46 persen, sedangkan Jalan Simpang Kara–Simpang Orchid Park berada di angka 21,46 persen.
Adapun proyek Jalan Simpang Perumahan Dotamana–SMAN 3 masih berada pada tahap awal dengan progres 10,35 persen. Ketiga proyek tersebut juga dirancang menjadi dua jalur empat lajur untuk mengakomodasi pertumbuhan volume kendaraan.
Metra menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.
“Dengan bertambahnya kapasitas jalan, diharapkan kemacetan di sejumlah ruas utama dapat berkurang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang demi menjaga keselamatan bersama.
Melalui percepatan pembangunan tujuh ruas jalan strategis tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Batam.
Penulis : RP
Editor : IZ

















