Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga

- Publisher

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam Innovation Awards 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Batam Innovation Awards 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Sebuah inovasi tidak cukup hanya lahir sebagai gagasan, apalagi berhenti setelah menerima penghargaan.

Bagi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, ukuran keberhasilan inovasi pemerintah justru terletak pada sejauh mana gagasan tersebut mampu menjadi solusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Amsakar saat membuka Puncak Penganugerahan Batam Innovation Award (BIA) 2026 sekaligus meluncurkan Batam Policy Lab di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Kamis (10/9/2026).

“Di era saat ini, tanpa inovasi kita akan sangat lambat dan tidak responsif. Kerja berorientasi inovasi inilah yang memberikan nilai tambah (added value) serta efisiensi nyata bagi pelayanan masyarakat. Inovasi yang diciptakan pun harus berdampak positif untuk masyarakat,” tegas Amsakar.

Menurutnya, pola kerja pemerintahan yang berjalan secara konvensional tidak lagi cukup menghadapi tuntutan pelayanan publik, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

Karena itu, birokrasi dituntut mampu beradaptasi melalui cara kerja yang produktif, kreatif, efisien, dan dapat diterapkan secara nyata.

Amsakar juga mengingatkan para peserta dan perangkat daerah agar tidak menjadikan BIA sekadar panggung untuk mendapatkan penghargaan.

“Jangan sampai inovasi hanya berhenti pada saat menerima penghargaan. Setelah ini harus terus dimodifikasi, dikembangkan, dan diimplementasikan secara konsisten sehingga benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.

202 Inovasi Ikut Berkompetisi

BIA 2026 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Batam mencatat peningkatan partisipasi dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  Tidak Puas Dengan BERKAT! Driver Gojek Batam Pagi ini Off Bid, Siap Geruduk Kantor Perwakilan Gojek Batam

Kepala Brida Kota Batam, Efrius, menyampaikan sebanyak 202 inovasi dari 180 pengusul ikut dalam ajang tahun ini.

Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan BIA 2025 yang mencatat 118 inovasi dari 78 pengusul.

Dari 202 inovasi tersebut, sebanyak 106 merupakan inovasi berbasis digital dan 96 inovasi nondigital.

Peserta berasal dari 32 perangkat daerah, 22 UPTD, 24 SMP, 24 SD, serta enam kelurahan.

Seluruh inovasi tersebut nantinya juga akan dihimpun dalam Buku Kumpulan Inovasi Jilid 2.

Penguatan budaya inovasi juga terlihat dari keikutsertaan Batam dalam Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri. Tahun ini, Batam mendaftarkan 154 inovasi, meningkat dibandingkan 41 inovasi pada tahun sebelumnya.

Amsakar menilai perkembangan tersebut menjadi modal penting untuk membangun birokrasi yang semakin adaptif.

Ia menyebut inovasi dan digitalisasi pelayanan turut berperan dalam mendukung pembangunan Batam, mulai dari kemudahan layanan investasi hingga optimalisasi pendapatan daerah.

Sejumlah penerapan seperti tapping box dan digitalisasi perizinan melalui Indonesia Batam Online Single Submission (I-Boss) menjadi bagian dari upaya tersebut.

Pada Semester I 2026, realisasi investasi Batam disebut telah mencapai sekitar Rp35 triliun, sementara pertumbuhan ekonomi Batam pada periode yang sama mencapai 7,25 persen.

“Ajang BIA 2026 ini diharapkan mampu menyebarkan semangat Need for Achievement (n-Ach) atau motivasi berprestasi ke seluruh jajaran ASN Pemko Batam,” kata Amsakar.

BACA JUGA:  Milad Yayasan Sahabat Hijrah Batam, Amsakar Ajak Tingkat Kebersamaan Wujudkan Batam yang Semakin Maju

Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat agar inovasi Batam mampu bersaing di tingkat nasional.

Ini Daftar Pemenang BIA 2026

BIA 2026 mempertandingkan tujuh kategori dengan penilaian yang melibatkan dewan juri independen dari unsur akademisi dan instansi.

Pada kategori Inovasi Digital Terbaik, juara pertama diraih Badan Pendapatan Daerah Kota Batam melalui eBPHTB 2.0: Pengelolaan BPHTB Terintegrasi untuk Peningkatan Layanan Pajak.

Juara II diraih UPT Puskesmas Sei Lekop melalui PANTURA SEHARI, juara III UPT Puskesmas Tiban Baru melalui KONSER DIVA, dan juara harapan I UPT Puskesmas Baloi Permai melalui Bunda SMART Baper.

Untuk kategori Inovasi Non-Digital Terbaik, juara I diraih SMP Negeri 12 Batam melalui PREMIS (Program Tahfidz Berprestasi dengan Moderasi di Sekolah).

Juara II diraih UPT Puskesmas Sei Lekop melalui KUFAS TUNTAS, juara III SMP Negeri 3 Batam melalui AKSARA (Aktivitas Kreasi Sains Asyik Ramah Anak), serta juara harapan I Badan Pendapatan Daerah melalui SI BIJAK GO!

Kategori OPD Terinovatif menempatkan Bapenda Kota Batam sebagai juara I, disusul Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam sebagai juara II, Kecamatan Nongsa juara III, dan Bapperida Kota Batam sebagai juara harapan I.

Pada kategori UPT Terinovatif, juara I diraih UPT Puskesmas Lubuk Baja, juara II UPT Puskesmas Sekupang, juara III UPT Puskesmas Tiban Baru, dan juara harapan I UPT Puskesmas Sei Lekop.

BACA JUGA:  Tingkat Hunian Pasien COVID-19 di RSKI Galang Capai 74,57 Persen

Sementara kategori Kelurahan Terinovatif dimenangkan Kelurahan Kampung Pelita. Posisi berikutnya ditempati Kelurahan Rempang Cate, Kelurahan Baloi Permai, dan Kelurahan Sungai Panas.

Untuk kategori SMP Terinovatif, juara I diraih SMP Negeri 29 Batam, juara II SMP Negeri 20 Batam, juara III SMP Negeri 12 Batam, dan juara harapan I SMP Negeri 3 Batam.

Sedangkan kategori SD dan TK Terinovatif dimenangkan SD Negeri 006 Batu Aji. Juara II diraih SD Negeri 009 Sungai Beduk, juara III SD Negeri 005 Nongsa, dan juara harapan I SD Negeri 012 Sekupang.

Batam Policy Lab Diluncurkan

Dalam kesempatan yang sama, Pemko Batam meluncurkan Batam Policy Lab, inovasi tata kelola nonstruktural yang diprakarsai Brida Kota Batam.

Wadah tersebut diarahkan untuk mendukung perumusan kebijakan yang berbasis riset serta data terpadu.

Puncak BIA 2026 kemudian ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan dana pembinaan kepada para pemenang.

Masing-masing kategori mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp10 juta untuk juara I, Rp8 juta untuk juara II, Rp6 juta untuk juara III, dan Rp4 juta untuk juara harapan I.

Bagi Amsakar, penghargaan hanyalah satu titik dalam perjalanan sebuah inovasi. Setelah piala dan piagam diterima, pekerjaan sebenarnya justru dimulai: memastikan gagasan tersebut terus hidup, berkembang, dan pada akhirnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Batam.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”
Respons Keluhan Orang Tua, Amsakar Instruksikan Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang
BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Respons Keluhan Orang Tua, Amsakar Instruksikan Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Berita Terbaru