Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

- Publisher

Minggu, 11 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, tidur terasa kurang lengkap tanpa guling. Bantal berbentuk panjang ini sudah menjadi bagian dari kebiasaan tidur banyak orang. Namun, ketika menginap di hotel, tamu biasanya hanya menemukan bantal kepala tanpa guling.

Kondisi tersebut kerap menimbulkan pertanyaan, terutama bagi mereka yang terbiasa tidur sambil memeluk guling. Padahal, tidak tersedianya guling di kamar hotel bukan semata-mata karena barang tersebut kurang diminati.

Ada sejumlah alasan yang membuat guling tidak menjadi perlengkapan standar di sebagian besar kamar hotel, mulai dari perbedaan kebiasaan tidur hingga pertimbangan kenyamanan tamu.

Berikut empat alasan guling jarang ditemukan di kamar hotel:

1. Guling Identik dengan Kebiasaan Masyarakat Indonesia

Guling memiliki tempat tersendiri dalam kebiasaan tidur masyarakat Indonesia. Bagi sebagian orang, benda ini bukan sekadar pelengkap tempat tidur, melainkan teman tidur yang membuat posisi tubuh terasa lebih nyaman.

BACA JUGA:  Mobil Ferrari yang Bodinya Penuh Coretan, Ini Ceritanya

Keberadaan guling kerap dikaitkan dengan pengaruh budaya pada masa kolonial Belanda. Kebiasaan menggunakannya kemudian bertahan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sebagian masyarakat Indonesia.

Namun, kebiasaan tersebut tidak berlaku secara universal. Di sejumlah negara, penggunaan bantal panjang untuk dipeluk saat tidur bukanlah kebiasaan umum. Perbedaan budaya ini turut memengaruhi perlengkapan tidur yang lazim disediakan hotel.

2. Bukan Perlengkapan yang Umum dalam Standar Hotel

Kamar hotel umumnya dilengkapi perlengkapan dasar seperti kasur, bantal kepala, selimut, dan sprei. Guling tidak selalu masuk dalam daftar fasilitas standar yang disediakan untuk setiap tamu.

Hotel biasanya menyesuaikan perlengkapan kamar dengan konsep layanan, kebutuhan tamu, dan kebijakan operasional masing-masing. Karena guling bukan kebutuhan universal, banyak hotel memilih tidak menempatkannya di setiap kamar.

Meski begitu, bukan berarti guling sama sekali tidak tersedia di hotel. Tamu dapat menanyakan kepada petugas apakah guling bisa disediakan berdasarkan permintaan.

BACA JUGA:  Hana Hanifah, Kenapa Pria Rela Bayar Mahal Untuk Cinta Semalam ?

3. Pertimbangan Kebersihan dan Perawatan

Kebersihan menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pengelolaan perlengkapan kamar hotel. Bantal, sprei, selimut, dan perlengkapan tidur lainnya perlu dirawat serta dibersihkan secara berkala.

Sebagian tamu mungkin merasa kurang nyaman menggunakan guling yang telah dipakai orang lain. Persepsi tersebut dapat menjadi pertimbangan tersendiri, meskipun tingkat kebersihan sebenarnya bergantung pada prosedur pencucian dan perawatan yang diterapkan hotel.

Karena itu, alasan kebersihan tidak berarti guling pasti lebih kotor daripada bantal biasa. Keduanya tetap membutuhkan penanganan yang tepat agar layak digunakan oleh tamu berikutnya.

4. Bisa Membuat Tempat Tidur Terasa Lebih Sempit

Bagi orang yang terbiasa tidur tanpa guling, tambahan bantal berbentuk panjang di atas kasur justru dapat terasa mengganggu.

Pada tempat tidur berukuran terbatas, keberadaan guling juga bisa mengurangi ruang yang tersedia untuk bergerak. Sebagian tamu lebih menyukai kasur dengan perlengkapan secukupnya agar terasa lega dan nyaman.

BACA JUGA:  Pengakuan Pelakor, Baru Umur 17 Tahun Sudah Pacari Suami Orang, VIRAL!!!

Atas pertimbangan tersebut, hotel yang melayani tamu dengan beragam kebiasaan tidur biasanya lebih mengutamakan perlengkapan yang dianggap paling umum dibutuhkan.

Bisa Meminta Guling kepada Hotel

Tidak menemukan guling di kamar bukan berarti tamu harus mengubah kebiasaan tidurnya. Jika guling merupakan bagian penting untuk mendapatkan kenyamanan saat beristirahat, tamu bisa menanyakan ketersediaannya kepada petugas hotel.

Namun, permintaan tersebut bergantung pada kebijakan dan persediaan masing-masing hotel. Sebaiknya tanyakan sejak proses pemesanan atau ketika melakukan check-in agar kebutuhan tidur dapat dipertimbangkan lebih awal.

Pada akhirnya, tidak tersedianya guling di kamar hotel berkaitan dengan perbedaan kebiasaan, kebutuhan tamu, serta pengelolaan fasilitas. Bagi sebagian orang, guling mungkin hanya pelengkap. Namun, bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakannya, benda sederhana itu bisa menjadi bagian penting dari kenyamanan saat tidur.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bodi Makin Tipis, Baterai Lebih Besar! Ini Bocoran iPhone Air 2
DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun
Efek Polemik Batam? Penonton Ramai Tinggalkan Venue Sebelum Juicy Luicy Tampil di Sukabumi
Desil DTSEN 2026 Tak Sesuai? Begini Cara Ajukan Perubahan Lewat HP
MaxOne Batam Kembali Hadirkan “Jom Merarau”, Makan Siang All You Can Eat Rp99 Ribu
Gaji Tak Sesuai Harapan, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Banyak Disesali Lulusan
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur! Bawa Chip 2nm hingga Kamera 48 MP, Harganya Mulai Rp20 Jutaan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Bodi Makin Tipis, Baterai Lebih Besar! Ini Bocoran iPhone Air 2

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:58 WIB

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 26 September 2026 - 09:02 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun

Minggu, 20 September 2026 - 09:05 WIB

Efek Polemik Batam? Penonton Ramai Tinggalkan Venue Sebelum Juicy Luicy Tampil di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Lifestyle

Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:55 WIB