INIKEPRI.COM – Perbaikan sekolah yang rusak hingga layanan ambulans tanpa pungutan menjadi dua isu yang disoroti anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Endipat Wijaya, saat melaksanakan kunjungan reses di Kabupaten Karimun, Rabu (28/10/2026).
Endipat menyatakan akan memperjuangkan perbaikan infrastruktur sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang membutuhkan penanganan mendesak. Pada kesempatan yang sama, ia menyerahkan satu unit ambulans untuk membantu kebutuhan transportasi medis masyarakat.
Dalam pertemuan di kawasan Poros, Endipat menerima laporan dari Bupati Karimun mengenai kondisi sejumlah fasilitas pendidikan. Ia meminta pemerintah daerah segera melengkapi proposal dan dokumen administrasi agar usulan perbaikan dapat diteruskan ke pemerintah pusat.
Menurut Endipat, kondisi sekolah yang tidak layak harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan siswa serta tenaga pendidik dalam kegiatan belajar mengajar.
“Insyaallah tahun depan kita benerin semua SD, SMP se-Karimun ini. Jangan ada lagi SD, SMP yang sudah mau roboh,” kata Endipat.
Ia mengatakan, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah seluruh persyaratan administrasi dipenuhi pemerintah daerah.
“Silakan bapak ajukan. Tolong Bapak Ibu selesaikan semua proposal dan administrasinya, insyaallah kami akan langsung sampaikan kepada Bapak Presiden,” ujarnya.
Pernyataan itu menjadi komitmen untuk memperjuangkan kebutuhan pendidikan Karimun di tingkat pusat. Namun, realisasi perbaikan sekolah tetap bergantung pada proses pengajuan, penilaian, dan tindak lanjut dari pihak terkait.
Ambulans untuk Masyarakat, Tak Boleh ada Pungutan
Selain pendidikan, Endipat turut menyerahkan satu unit ambulans yang diperuntukkan bagi masyarakat Karimun, terutama warga yang membutuhkan bantuan transportasi untuk keperluan medis.
Ia menegaskan, ambulans tersebut harus dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun golongan. Penggunaannya juga tidak boleh disertai pungutan biaya atau permintaan sumbangan.
“Mau siapapun mau pakai, jangan ada rakyat yang pakai dimintain biaya. Jadi, ini ambulans enggak ada yang boleh bayar-bayar,” tegasnya.
Endipat meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan pungutan dalam penggunaan ambulans tersebut.
“Kalau ada DPC minta bayar, semua minta bayar, telepon Pak Boy atau telepon Pak Iman, karena kami sudah sepakat itu semuanya gratis untuk bisa digunakan oleh masyarakat di Karimun,” lanjutnya.

Penyerahan ambulans itu diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi medis. Penegasan mengenai penggunaan gratis juga menjadi perhatian agar fasilitas tersebut benar-benar dapat diakses warga yang memerlukan.
Kantor Gerindra Diharapkan Menjadi Rumah Aspirasi
Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Endipat Wijaya bersama jajaran pengurus Partai Gerindra melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun.
Endipat berharap kantor permanen tersebut tidak hanya menjadi pusat kegiatan partai, tetapi juga terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, dan persoalan yang membutuhkan penyelesaian.
“Harapan kita, kantor ini nantinya bisa menjadi rumah rakyat. Masyarakat harus merasa nyaman untuk datang menyampaikan aspirasi, mengadukan persoalan, dan mencari solusi atas berbagai kebutuhan yang ada di daerah,” ujarnya.
Menurut Endipat, aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kantor tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Pada kegiatan itu, Endipat juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan kebutuhan warga.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kepulauan Riau yang juga Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, mengapresiasi kunjungan Endipat ke Karimun. Ia menilai kegiatan tersebut membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Iman juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi dalam mendukung program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan delapan misi Asta Cita.
“Mari sama-sama kita dukung, bantu apa yang menjadi program daripada Bapak Presiden, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga delapan misi Asta Cita,” ujar Iman.
Ia menegaskan, DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota akan terus mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kepulauan Riau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karimun, sejumlah anggota DPRD Provinsi Kepri, anggota DPRD Kabupaten Karimun, serta Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan.
Perjuangan perbaikan sekolah, penyediaan ambulans gratis, dan pembangunan kantor partai yang diharapkan menjadi rumah aspirasi kini menjadi tiga agenda yang disorot dalam kunjungan Endipat di Karimun. Masyarakat menanti agar komitmen tersebut berlanjut menjadi langkah nyata yang menjawab kebutuhan daerah.
Penulis : DI
Editor : IZ

















