INIKEPRI.COM – Dunia sepak bola mendapat kabar besar pada Kamis (5/11/2026). Megabintang Cristiano Ronaldo mengumumkan keputusan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Tim Nasional (Timnas) Portugal setelah lebih dari 23 tahun membela negaranya di berbagai kompetisi internasional.
Keputusan tersebut diumumkan Ronaldo melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosialnya. Dalam video itu, pemain berjuluk CR7 tersebut menyampaikan pesan perpisahan sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada Portugal, rekan setim, pelatih, dan seluruh pendukung yang telah menemani perjalanan karier internasionalnya.
Pengumuman itu sekaligus menjadi penanda berakhirnya salah satu perjalanan paling bersejarah dalam sepak bola internasional. Ronaldo meninggalkan timnas dengan catatan 234 penampilan dan 146 gol, yang menempatkannya sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.
“Portugal akan selalu menjadi bagian dari diri saya,” tulis Ronaldo dalam keterangan video perpisahannya.
Dalam pesan tersebut, Ronaldo juga menyampaikan bahwa sudah waktunya menyerahkan seragam bernomor punggung 7 kepada generasi berikutnya. Nomor tersebut selama lebih dari dua dekade menjadi identitas yang melekat kuat pada dirinya bersama Selecao das Quinas, julukan Timnas Portugal.
“Ini bukan keputusan yang mudah, karena ada keputusan yang tidak hanya diambil dengan pikiran, tetapi juga dengan hati,” ungkapnya dalam pesan perpisahan tersebut.
23 tahun perjalanan bersama Portugal
Perjalanan Ronaldo bersama Timnas Portugal dimulai pada 20 Agustus 2003. Saat itu, ia masih berusia 18 tahun ketika menjalani debut dalam pertandingan persahabatan menghadapi Kazakhstan.
Di bawah asuhan pelatih Luiz Felipe Scolari, Ronaldo masuk menggantikan Luís Figo. Penampilan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang yang kemudian mengubah namanya menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola dunia.
Setahun setelah debutnya, Ronaldo tampil di Piala Eropa 2004 yang diselenggarakan di Portugal. Meski masih berusia muda, ia sudah menjadi bagian penting skuad tuan rumah yang berhasil melaju hingga final.
Namun, Portugal harus mengubur impian menjadi juara setelah kalah 0-1 dari Yunani dalam pertandingan final.
Ronaldo kemudian terus berkembang menjadi pemain utama sekaligus pemimpin di dalam tim. Ia tampil dalam berbagai turnamen besar, mulai dari Piala Dunia hingga Piala Eropa, dan menjadi salah satu figur sentral dalam perjalanan sepak bola Portugal selama lebih dari dua dekade.
Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Ronaldo turut mengantarkan Portugal mencapai babak semifinal dan menempati posisi keempat. Pencapaian tersebut menjadi salah satu hasil terbaik Portugal dalam sejarah keikutsertaannya di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Mengantar Portugal Meraih glGelar Bersejarah
Salah satu pencapaian terbesar Ronaldo bersama Portugal terjadi pada Piala Eropa 2016 di Prancis.
Saat itu, Ronaldo dipercaya menjadi kapten tim. Portugal berhasil melaju hingga partai final menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France, Saint-Denis.
Meski Ronaldo harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera, Portugal tetap mampu memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melalui gol Éder pada babak perpanjangan waktu.
Kemenangan tersebut menjadi gelar Piala Eropa pertama sepanjang sejarah Portugal.
Keberhasilan itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan Ronaldo bersama timnas. Ia bukan hanya mencatatkan prestasi individu, tetapi juga berhasil membawa negaranya meraih trofi utama yang selama bertahun-tahun menjadi impian publik sepak bola Portugal.
Prestasi Ronaldo bersama Portugal berlanjut melalui keberhasilan menjuarai UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.
Dengan demikian, Ronaldo menjadi bagian penting dari tiga keberhasilan Portugal meraih gelar internasional utama selama periode kariernya bersama tim nasional.
Tinggalkan Rekor yang Sulit Dilampaui
Selain prestasi bersama tim, Ronaldo juga meninggalkan sejumlah rekor individu yang menempatkannya dalam jajaran pemain terbesar sepanjang sejarah sepak bola.
Berdasarkan data UEFA dan laporan Reuters, Ronaldo menutup perjalanan internasionalnya dengan 234 penampilan dan 146 gol untuk Portugal.
Jumlah tersebut menjadikannya pemegang rekor dunia untuk penampilan dan gol terbanyak di level tim nasional putra.
Catatan golnya bahkan melampaui sejumlah legenda sepak bola dunia, termasuk Lionel Messi yang berada di bawahnya dalam daftar pencetak gol internasional terbanyak.
Ronaldo juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia, yakni pada 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Di ajang Piala Eropa, ia memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 14 gol. Ia juga tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di putaran final Piala Eropa, yakni 30 pertandingan.
Tidak hanya itu, Ronaldo juga mencatatkan prestasi dengan mencetak gol untuk Portugal selama 23 tahun kalender berturut-turut, sejak 2004 hingga 2026.
Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi luar biasa seorang pemain yang mampu mempertahankan produktivitas di level internasional dalam rentang waktu lebih dari dua dekade.
Piala Dunia 2026 Menjadi tmTurnamen Terakhir
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen internasional terakhir yang diikuti Ronaldo bersama Portugal.
Dalam turnamen tersebut, Portugal harus menghentikan langkah di babak 16 besar setelah kalah 0-1 dari Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara.
Ronaldo pun mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia dengan catatan tampil dalam enam edisi berbeda. Ia juga berhasil mencetak total 11 gol di sepanjang keikutsertaannya pada turnamen tersebut, melampaui rekor sembilan gol milik legenda Portugal, Eusébio.
Meski belum berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi negaranya, pencapaian Ronaldo tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Portugal.
Pengumuman Pensiun di Tengah Dinamika Bersama Timnas
Keputusan Ronaldo mengakhiri karier internasional juga muncul setelah dinamika yang terjadi di dalam skuad Portugal beberapa waktu sebelumnya.
Pada akhir September 2026, Ronaldo sempat meninggalkan pemusatan latihan timnas menjelang pertandingan UEFA Nations League. Peristiwa tersebut terjadi setelah muncul ketegangan terkait komunikasi dan keputusan pelatih Jorge Jesus mengenai perannya dalam tim.
Associated Press dan Reuters melaporkan, Ronaldo kemudian menerima sanksi berupa larangan bermain selama 30 hari serta denda dari Federasi Sepak Bola Portugal.
Meski demikian, Ronaldo tidak secara terbuka menyatakan bahwa persoalan tersebut menjadi alasan utama keputusannya mengakhiri karier internasional.
Federasi Sepak Bola Portugal juga sebelumnya menyatakan pintu timnas tetap terbuka bagi Ronaldo setelah persoalan internal tersebut mencuat.
Pengumuman pensiun ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kelanjutan kiprahnya bersama tim nasional.
Federasi Portugal Siapkan Penghormatan Khusus
Keputusan Ronaldo mendapat perhatian besar dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
Dalam pernyataan resminya, federasi menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas kontribusi luar biasa sang kapten selama membela negara.
FPF menilai Ronaldo bukan sekadar pemain dengan prestasi individu yang mengesankan, melainkan juga pemimpin yang memberikan inspirasi bagi generasi pemain berikutnya.
Federasi Portugal bahkan menyatakan tidak ingin melepas kepergian Ronaldo tanpa penghormatan yang layak. Mereka berencana mempersiapkan acara khusus agar para pendukung dan masyarakat Portugal dapat memberikan apresiasi atas perjalanan panjang sang megabintang.
Ambisi 1.000 Gol Masih Berlanjut
Meski mengakhiri karier internasional, keputusan tersebut tidak berarti Ronaldo pensiun sepenuhnya dari sepak bola profesional.
Berdasarkan laporan Associated Press pada 5 November 2026, Ronaldo masih akan melanjutkan kariernya di level klub bersama Al-Nassr di Arab Saudi.
Ia juga masih memiliki ambisi besar untuk mencapai 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya.
Dalam laporan tersebut, Ronaldo telah mengoleksi 985 gol dari seluruh pertandingan resmi di level klub dan tim nasional. Sebanyak 146 gol di antaranya dicetak ketika membela Portugal.
Dengan tidak lagi memperkuat tim nasional setelah menyelesaikan komitmen internasional November, peluang Ronaldo menambah gol dari pertandingan bersama Portugal tentu berakhir. Namun, kesempatan mengejar target 1.000 gol masih terbuka melalui kiprahnya di level klub.
Pengumuman pensiun tersebut menjadi penutup perjalanan panjang seorang pemain yang telah mengabdikan sebagian besar kariernya untuk Portugal.
Dari seorang pemain muda yang menjalani debut pada 2003 hingga menjadi kapten yang mengangkat trofi Piala Eropa dan UEFA Nations League, Ronaldo meninggalkan warisan besar bagi sepak bola negaranya.
Seragam nomor 7 mungkin akan dikenakan pemain lain pada masa mendatang. Namun, catatan 234 penampilan, 146 gol, dan tiga gelar internasional utama akan selalu menjadi bagian dari sejarah Cristiano Ronaldo bersama Portugal.
Penulis : IZ

















