Kimi Antonelli Juara Dunia F1 Termuda, Mercedes Kokoh di Puncak Klasemen

- Publisher

Senin, 2 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andrea Kimi Antonelli mengukir sejarah baru dalam ajang Formula 1 (F1) setelah memastikan gelar juara dunia musim 2026. Foto: Istimewa

Andrea Kimi Antonelli mengukir sejarah baru dalam ajang Formula 1 (F1) setelah memastikan gelar juara dunia musim 2026. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Andrea Kimi Antonelli mengukir sejarah baru dalam ajang Formula 1 (F1) setelah memastikan gelar juara dunia musim 2026. Pembalap asal Italia yang memperkuat Mercedes-AMG Petronas itu menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah pada usia 20 tahun 68 hari.

Kepastian gelar diperoleh setelah Antonelli finis di posisi ketiga pada Grand Prix (GP) Meksiko di Autódromo Hermanos Rodríguez, Minggu (1/11/2026) waktu setempat. Balapan dimenangi Max Verstappen dari Red Bull, disusul Lewis Hamilton yang membela Ferrari di posisi kedua.

Hasil tersebut cukup bagi Antonelli untuk mengunci gelar juara dunia pertamanya meski musim masih menyisakan empat seri, yakni GP Brasil, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi.

Berdasarkan klasemen setelah GP Meksiko, Antonelli mengumpulkan 380 poin. Verstappen menempati posisi kedua dengan 261 poin, sedangkan Hamilton berada di urutan ketiga dengan 259 poin.

Gelar ini sekaligus mematahkan rekor Sebastian Vettel, yang menjadi juara dunia bersama Red Bull pada 2010 ketika berusia 23 tahun 134 hari.

Verstappen Menang, Antonelli Kunci Gelar

GP Meksiko menghadirkan persaingan ketat di barisan depan. Hamilton memulai balapan dari posisi pole, tetapi perebutan posisi terdepan berlangsung sengit dengan keterlibatan Verstappen dan Charles Leclerc.

Jalannya balapan juga diwarnai sejumlah insiden. Kecelakaan yang melibatkan Valtteri Bottas memicu penghentian sementara, sementara insiden Arvid Lindblad membuat mobil keselamatan kembali dikerahkan.

Setelah persaingan berlanjut, Verstappen berhasil mempertahankan keunggulan hingga garis finis. Ia mencatatkan waktu 2 jam 20 menit 28,772 detik.

Hamilton finis di posisi kedua dengan selisih 0,799 detik dari Verstappen. Antonelli menyusul di urutan ketiga, terpaut 4,006 detik dari pemenang.

Bagi Antonelli, hasil tersebut sudah cukup untuk memastikan gelar dunia. Keunggulan poin yang dimilikinya tidak lagi dapat dikejar pesaing dalam sisa balapan musim ini.

Kemenangan di Meksiko menjadi kemenangan ketiga Verstappen pada musim 2026. Hasil tersebut membawanya naik ke posisi kedua klasemen pembalap, melewati Hamilton dengan keunggulan dua poin.

Sementara itu, George Russell yang finis keenam turun ke peringkat keempat klasemen, diikuti Leclerc di posisi kelima.

BACA JUGA:  Amsakar Buka Kejuaraan Sepak Bola Piala Bergilir 2025: “Kompetisi Adalah Jalan Menuju Prestasi”

Klasemen Pembalap F1 2026 Usai GP Meksiko

Antonelli memimpin klasemen dengan selisih 119 poin dari Verstappen. Berikut sepuluh besar klasemen pembalap setelah GP Meksiko berdasarkan data Crash.net.

1. Andrea Kimi Antonelli – Mercedes – 380 poin
2. Max Verstappen – Red Bull – 261 poin
3. Lewis Hamilton – Ferrari – 259 poin
4. George Russell – Mercedes – 250 poin
5. Charles Leclerc – Ferrari – 245 poin
6. Lando Norris – McLaren – 221 poin
7. Oscar Piastri – McLaren – 150 poin
8. Isack Hadjar – Red Bull – 105 poin
9. Liam Lawson – Racing Bulls – 79 poin
10. Pierre Gasly – Alpine – 43 poin

Antonelli telah mengoleksi sembilan kemenangan Grand Prix pada musim 2026. Konsistensi hasil tersebut menjadi faktor penting yang membawanya unggul jauh dari para pesaing.

Di belakangnya, persaingan untuk posisi kedua masih terbuka. Verstappen hanya unggul dua poin atas Hamilton, sementara Russell dan Leclerc juga masih berada dalam persaingan papan atas.

Mercedes Pimpin Klasemen Konstruktor

Keberhasilan Antonelli juga berdampak besar bagi Mercedes dalam kejuaraan konstruktor. Tim asal Jerman tersebut berada di posisi pertama dengan 630 poin setelah GP Meksiko.

Ferrari menempati posisi kedua dengan 504 poin. Red Bull berada di peringkat ketiga dengan 380 poin, disusul McLaren yang mengumpulkan 371 poin.

Berikut klasemen konstruktor F1 2026 setelah GP Meksiko.

1. Mercedes-AMG Petronas – 630 poin
2. Ferrari – 504 poin
3. Red Bull Racing – 380 poin
4. McLaren – 371 poin
5. Racing Bulls – 104 poin
6. Alpine – 74 poin
7. Haas – 30 poin
8. Audi – 23 poin
9. Williams – 12 poin
10. Aston Martin – 7 poin
11. Cadillac – 0 poin

Mercedes unggul 126 poin atas Ferrari. Capaian tersebut memperlihatkan kuatnya performa tim sepanjang musim, dengan Antonelli dan Russell menjadi penyumbang poin utama.

BACA JUGA:  Ibnu Sina Running 2026 Diikuti 1.200 Peserta, Ansar: Sport Tourism Harus Dikuatkan

Profil Kimi Antonelli

Andrea Kimi Antonelli lahir di Bologna, Italia, pada 25 Agustus 2006. Ia dikenal sebagai salah satu talenta muda yang berkembang melalui program pembinaan pembalap Mercedes sebelum mendapat kesempatan tampil di kelas utama balap mobil dunia.

Berikut profil singkat Antonelli:

Nama lengkap: Andrea Kimi Antonelli
Nama populer: Kimi Antonelli
Tempat lahir: Bologna, Italia
Tanggal lahir: 25 Agustus 2006
Kebangsaan: Italia
Tim: Mercedes-AMG Petronas
Nomor mobil: 12
Debut F1: GP Australia 2025
Gelar juara dunia: 2026

Antonelli tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia otomotif. Ayahnya, Marco Antonelli, merupakan pembalap mobil sport. Latar belakang tersebut turut memperkenalkannya pada dunia balap sejak usia dini.

Dari Karting hingga Program Pembinaan Mercedes

Karier Antonelli dimulai dari balap karting. Bakatnya menarik perhatian Mercedes, yang merekrutnya ke dalam program pembinaan pembalap muda pada April 2019, ketika ia masih berusia 12 tahun.

Di tingkat karting, Antonelli meraih gelar FIA Karting European Championship pada 2020 dan mempertahankannya pada 2021.

Ia kemudian beralih ke balap mobil kursi tunggal dan memperkuat PREMA Racing di Formula 4 Italia. Pada 2022, Antonelli menjuarai Italian Formula 4 Championship dan ADAC Formula 4 Championship.

Kesuksesannya berlanjut pada 2023 melalui gelar Formula Regional Middle East Championship dan Formula Regional European Championship.

Rangkaian prestasi di kategori junior itu mempercepat jalur kariernya menuju Formula 1. Pada 2024, Antonelli langsung tampil di FIA Formula 2 bersama PREMA Racing tanpa menjalani satu musim penuh di Formula 3.

Di Formula 2, ia meraih kemenangan sprint race di Silverstone dan feature race di Hungaroring. Antonelli menutup musim pada peringkat keenam klasemen, tetapi performanya cukup untuk membuka jalan menuju Formula 1.

Menggantikan Hamilton di Mercedes

Kesempatan Antonelli tampil di Formula 1 datang setelah Hamilton memutuskan pindah dari Mercedes ke Ferrari untuk musim 2025. Mercedes kemudian memilih Antonelli untuk mendampingi George Russell.

Antonelli menjalani debut pada GP Australia 2025 ketika berusia 18 tahun. Pada musim pertamanya, ia meraih sejumlah hasil penting, termasuk podium di GP Kanada, Brasil, dan Las Vegas.

BACA JUGA:  Diperkuat Putra Lingga, Indonesia Raih Emas di PUBG Mobile SEA Games 2023. KNPI Kepri: Membanggakan!

Ia mengakhiri musim debut di peringkat ketujuh klasemen pembalap dengan 150 poin. Pengalaman tersebut menjadi bekal menghadapi musim kedua yang akhirnya membawanya menjadi juara dunia.

Musim 2026 Jadi Titik Balik

Musim 2026 menjadi periode paling penting dalam perjalanan Antonelli. Ia meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di China, kemudian menambah kemenangan di sejumlah seri berikutnya.

Konsistensi hasil membantunya mengumpulkan poin dan membangun keunggulan di klasemen. Kemenangan di GP Italia, Monza, menjadi salah satu momen menonjol dalam musimnya, terlebih karena ia tampil di hadapan pendukung tuan rumah.

Hingga GP Meksiko, Antonelli telah mengoleksi sembilan kemenangan Grand Prix. Keunggulan tersebut membuatnya memasuki balapan Meksiko dengan peluang besar untuk mengunci gelar.

Finis ketiga menjadi hasil yang cukup untuk memastikan gelar juara dunia pertamanya, sekaligus menorehkan sejarah baru dalam olahraga otomotif.

Pecahkan Rekor Juara Dunia Termuda

Antonelli memastikan gelar pada usia 20 tahun 68 hari. Rekor sebelumnya dipegang Vettel, yang menjadi juara dunia pada 2010 dalam usia 23 tahun 134 hari.

Hamilton meraih gelar pertamanya bersama McLaren pada 2008 ketika berusia 23 tahun 300 hari. Fernando Alonso menjadi juara dunia bersama Renault pada 2005 pada usia 24 tahun 58 hari, sedangkan Max Verstappen meraih gelar pertamanya pada 2021 saat berusia 24 tahun 73 hari.

Keberhasilan Antonelli juga mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia pembalap F1. Pembalap Italia terakhir yang meraih gelar tersebut sebelum Antonelli adalah Alberto Ascari, yang menjuarai kejuaraan dunia pada 1952 dan 1953.

Bagi Mercedes, gelar Antonelli menjadi hasil penting dari program pembinaan yang telah dijalaninya sejak usia muda. Ia mampu melewati jenjang balap junior hingga mencapai puncak Formula 1 pada musim keduanya.

Dengan empat balapan tersisa, Antonelli masih berpeluang menambah kemenangan dan memperkuat catatan statistiknya. Namun, satu pencapaian utama telah dipastikan: ia menjadi juara dunia Formula 1 termuda sepanjang sejarah.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cetak 73 Gol dalam Semusim, Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026
Real Madrid Tekuk Barcelona 2-1, Mbappé Jadi Penentu Kemenangan El Clasico
MaxOne Batam Fun Run 5K Meriah, Hadirkan Zumba FIT HUB, DJ Alfiandi hingga Gebyar Hadiah
Indonesia Juara! Taklukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti di Final FIFA ASEAN Cup
Jelang Porseni, Tim Futsal MTs Hang Nadim Batam Uji Kekuatan Lawan SMKN 14
MaxOne Batam Fun Run 2026 Hadir 18 Oktober! Ajak Warga Berlari, Terhubung dan Bersama
Banggakan Orang Tua, Siswa MAN 1 Batam Raih Emas Taekwondo di Singapura
Dorong Kebangkitan Sepak Bola Batam, BP Batam Sambut Tim Batam Prime International Football Series 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Cetak 73 Gol dalam Semusim, Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Real Madrid Tekuk Barcelona 2-1, Mbappé Jadi Penentu Kemenangan El Clasico

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:46 WIB

MaxOne Batam Fun Run 5K Meriah, Hadirkan Zumba FIT HUB, DJ Alfiandi hingga Gebyar Hadiah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Indonesia Juara! Taklukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti di Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 18 September 2026 - 14:15 WIB

Jelang Porseni, Tim Futsal MTs Hang Nadim Batam Uji Kekuatan Lawan SMKN 14

Berita Terbaru