Walikota Batam Panggil Direktur RSKI Galang dan RSBP, Bantu Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19

- Publisher

Selasa, 30 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Saat ini Batam masuk dalam zona kuning dan menuju zona hijau corona virus disease (Covid-19). Namun, Walikota Batam H Muhammad Rudi terus mengingatkan masyarakat tidak lalai dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, hingga Senin (29/6) pagi, terdapat 177 pasien Covid-19 sembuh dari total 220 pasien positif. Sementara 12 pasien meninggal dunia dan masih 31 pasien yang dalam proses perawatan.

“Kita harapkan yang 31 pasien ini bisa segera sembuh dan tidak ada penambahan lagi,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Senin (29/6).

BACA JUGA:  BP Batam Dorong Penguatan Ekonomi, Kemudahan dan Transformasi Tata Kelola Perizinan Jadi Sektor Prioritas

Dijelaskannya bahwa dari 31 pasien tersebut, 28 diantaranya di rawat di RSKI Galang dan 3 lainnya di RSBP Batam. Ia mengaku sudah memanggil Direktur RSBP Batam dan juga RSKI Galang agar bisa membantu pasien bisa lebih cepat untuk sembuh.

“Makanan apa yang perlu kita bantu seperti telur atau lainnya langsung kita usahakan untuk dikirim ke sana,” kata Rudi.

BACA JUGA:  Garuda Dideklarasikan di Hari Sumpah Pemuda

Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad mengatakan perubahan status dari zona merah menjadi zona kuning tentunya merupakan tren positif yang harus terus ditingkatkan.

Karena itu pihaknya meminta khususnya tim medis untuk terus bergerak sampai benar-benar Batam menjadi zona hijau.

Hasil yang dicapai saat ini tentunya tidak lain adalah kerjasama semua pihak termasuk juga dari masyarakat. Itu sebabnya pihaknya juga mengajak agar bersama-sama menjaga tren yang baik ini menjadi lebih baik, sehingga Batam bisa segera terbebas dari Covid-19.

BACA JUGA:  Catat! Ini Jadwal Pencairan BST Tahap III Pada 8-14 Juli

“Kami melihat saat ini memang ada peningkatan kepatuhan masyarakat. Karena mau apapun status Batam, apakah itu lockdown, PSBB, Karantina Wilayah dan lain sebagainya kalau masyarakatnya tidak patu tidak akan behasil mengatasi Covid-19 ini,” kata Amsakar.

Karena itu pihaknya bersyukur tingkat kepatuhan masyarakat meningkat dan edukasi juga masih terus dilakukan. Pihaknya berharap Batam tidak ada lagi penamabahan kasus Covid-19, sedangkan yang saat ini masih menjalani perawatan bisa segera disembuhkan.

Berita Terkait

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun
Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang
Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan
BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps
Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera
Panduan Menyeberang ke Singapura dari Batam: Jadwal Ferry, Rute, dan Harga Tiket Agustus 2026
Tujuh Proyek Jalan Strategis di Batam Dikebut, Kemacetan Ditargetkan Berkurang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:57 WIB

BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps

Berita Terbaru