Cek Fakta: Klarifikasi Le Minerale soal Video Uji Coba Air Mineral Mengandung Listrik

- Admin

Sabtu, 4 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Beredar sebuah video yang mengklaim bahwa air kemasan bermerek Le Minerale mengandung besi dan berbahaya jika dikonsumsi. Video berdurasi 2 menit 37 detik itu viral di media sosial, khususnya di aplikasi percakapan WhatsApp pada Kamis 2 Juli 2020.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang belum diketahui identitasnya melakukan uji coba terhadap tiga merek air mineral untuk melihat kadar zat besinya.

Pria tersebut mencoba menyalakan lampu dengan cara mencelupkan adaptor ketiga gelas yang masing-masing diklaim berisi air mineral dari ketiga merek air mineral berbeda.

“Kalau ini Le Mineral, kandungan besinya sampai 1400. Coba ini lihat,” ucap pria tersebut.

Pria tersebut kemudian mengatakan bila air mineral dari merek B dan C bisa berdampak pada kesehatan. Oleh karenanya ia menyarankan lebih baik konsumsi air mineral merek A.

Baca Juga :  CEK Fakta: KKB bantai Jemaah masjid di Indonesia, Benarkah?

Penelusuran Fakta

Cek Fakta menelusuri klaim air kemasan bermerek Le Minerale mengandung besi dan berbahaya jika dikonsumsi. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Corporate Secretary Mayora Indah, Yuni Gunawan.

Menurut Yuni, klaim tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Sebab uji coba kandungan air yang dilakukan dalam video tersebut menggunakan metode yang salah.

“Jelas ini metode yang salah, tidak Valid dan menyesatkan yang dilakukan oleh oknum yang tidak mempunyai kapasitas dan tidak kredibel di dalam pemahaman mengenai pelaksanaan metode pengujian keamanan makanan dan minuman,” tutur Yuni dilansir dari Liputan6.com, Kamis (2/7).

Menurut Yuni, air secara alami mengandung mineral sehingga bersifat konduktor dan menghantarkan listrik, sedangkan air yang didemineralisasi tidak akan menghantarkan listrik karena mineralnya telah dihilangkan.

Baca Juga :  Marak di WA! Kuota Gratis 50GB, Ini Faktanya

“Kesimpulan menyesatkan diambil dengan menyatakan bahwa air yang lampunya menyala mengandung bahan berbahaya,” ucap dia.

Yuni menambahkan, semua air minum mineral dalam kemasan yang beredar di Indonesia aman dan sudah lulus uji dengan mengikuti Standard Nasional Indonesia (SNI 3553 2015) yang mengatur Standard Air Mineral.

“Di dalam SNI 3553 2015 tersebut juga diatur proses Cara Uji dan Syarat Lulus Uji yang harus dijalankan oleh seluruh produsen Air Minum Mineral sebelum mendapatkan tanda kelulusan memenuhi Standar Nasional Indonesia dalam bentuk Sertifikat SNI,” tambah Yuni.

Selain itu semua produsen air minum mineral harus mendaftarkan produk mereka ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kemudian diproses dengan ketat, untuk mendapatkan nomor ijin edar yang dikeluarkan oleh BPOM, sebagai tanda bahwa produk air mineral telah terdaftar dan aman di konsumsi oleh konsumen.

Baca Juga :  MUI Rilis Daftar Produk Non Halal, Mulai Mecin Hingga Bumbu Mi Goreng? Ini Faktanya

“Air demineralisasi (yang tidak menyala) justru tidak baik bagi tubuh. Teknologi air demineralisasi atau yang sering disebut sebagai ‘air kosong’ (tidak bernutrisi) digunakan secara luas untuk mengolah air pada pabrik pembuatan aki,” tutup Yuni.

Kesimpulan

Klaim air kemasan bermerek Le Minerale mengandung besi dan berbahaya jika dikonsumsi ternyata tidak benar. Hal ini dilurusukan oleh Corporate Secretary Mayora Indah, Yuni Gunawan. Menurut Yuni, uji coba kandungan air yang dilakukan dalam video tersebut menggunakan metode yang salah.

Berita Terkait

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos
[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim
[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar
Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta
Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan
HOAKS: Kopdes Merah Putih Tidak Menyediakan Layanan Pinjaman Online
Hoaks: Menteri Agama Bagikan Bantuan Dana Hibah Ratusan Juta ke Masyarakat
Mafindo: Hoaks & Deepfake Bisa Perkeruh Demo, Jangan Mudah Terprovokasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:30 WIB

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:45 WIB

[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar

Rabu, 5 November 2025 - 16:59 WIB

Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta

Minggu, 2 November 2025 - 06:28 WIB

Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan

Berita Terbaru