Ini Janji Pemko Batam Untuk 68.000 KK di Batam Yang Tak Kebagian Sembako

- Publisher

Rabu, 22 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Sedikitnya masih ada 68.000 KK belum mendapatkan sembako gratis dari 260.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak virus corona atau Covid-19 di Kota Batam.

Hal ini diakui Amsakar Ahmad, Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Wakil Wali Kota Batam.

Dilansir dari Kompas, Amsakar Ahmad secara gamblang menceritakan.

“Paket yang ada di Disperindag hanya 192.000 paket. Jumlah warga yang terdata ada 260.000 KK,”kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui telepon.

BACA JUGA:  Pemko Batam Harap Swasta Bantu Tempat Tidur Karantina COVID-19 PMI

Dikatakannya, secepatnya akan diusahakan agar bisa mendapatkan bantuan sembako gratis ini, bagi 68.000 KK tersebut.

Saat ini sudah ada sekitar 38.000 paket dari swasta yang siap akan disalurkan untuk tahap selanjutnya.

“Tinggal 30.000 KK lagi yang belum dapat ini dan kami masih upayakan untuk mencarikannya dari pihak swasta,” jelas Amsakar.

BACA JUGA:  Gerindra Sudah Dukung Calon Meski Pilkada 2024 Masih Lama, Krisis Calon?

Untuk pembagian sembako yang diberikan pihak swasta, nantinya akan dilakukan tidak bersamaan dengan sembako yang telah dianggarkan dan berasal dari anggaran Disperindag Batam, lanjut Amsakar.

“Kami harap agar jika ada pihak swasta yang ingin membagikan sembako, sebaiknya jangan dilakukan sendiri-sendiri, hal ini untuk meminimalisasi terjadinya tumpang tindih terhadap masyarakat yang medapatkan,” jelas Amsakar.

BACA JUGA:  BP Batam Apresiasi Upaya Strategis PT Desa Air Cargo Kabil Pasca Kebakaran Besar

Amsakar kembali menambahkan, masyarakat Batam nantinya akan mendapatkan sembako selama tujuh bulan ke depan, di mana sembako ini diberikan oleh tiga pemerintah secara bergantian.

“Masyarakat Batam nantinya akan menerima sembako selama kurang lebih tujuh bulan, yakni dua bulan dari Pemkot Batam, dua bulan dari BP Batam dan dua bulan dari Gubernur Kepri,” terang Amsakar.

Berita Terkait

Amsakar Achmad Tinjau Pengerjaan Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi Air Minum
BP Batam Gelar Pelantikan 27 Pejabat Eselon II, Perkuat Akselerasi Investasi dan Pembangunan Batam
Sebelum Berangkat Haji, Amsakar Serahkan Tongkat Komando ke Li Claudia: ASN Diingatkan Jangan Ada Kubu-Kubuan
Prabowo Bongkar Rp5.600 Triliun Kekayaan RI Bocor ke Luar Negeri, Gaji Guru dan ASN Jadi Korban
Amsakar Pimpin Harkitnas 2026, Ingatkan Ancaman Digital terhadap Masa Depan Anak Bangsa
Li Claudia Bongkar Pasal Demi Pasal RTRW Kepri, Pulau Berpenghuni Diusulkan Wajib Punya Pelabuhan
Setelah BTN, Amsakar Gandeng BRK Syariah, UMKM Batam Bisa Pinjam Rp20 Juta Tanpa Bunga
BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil, Ariastuty: “Tindakan Vandalisme Ini Ciderai Semangat Kolektif Program Penataan Kota”

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39 WIB

Amsakar Achmad Tinjau Pengerjaan Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi Air Minum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WIB

BP Batam Gelar Pelantikan 27 Pejabat Eselon II, Perkuat Akselerasi Investasi dan Pembangunan Batam

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sebelum Berangkat Haji, Amsakar Serahkan Tongkat Komando ke Li Claudia: ASN Diingatkan Jangan Ada Kubu-Kubuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:14 WIB

Prabowo Bongkar Rp5.600 Triliun Kekayaan RI Bocor ke Luar Negeri, Gaji Guru dan ASN Jadi Korban

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:12 WIB

Amsakar Pimpin Harkitnas 2026, Ingatkan Ancaman Digital terhadap Masa Depan Anak Bangsa

Berita Terbaru