Ini Janji Pemko Batam Untuk 68.000 KK di Batam Yang Tak Kebagian Sembako

- Publisher

Rabu, 22 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Sedikitnya masih ada 68.000 KK belum mendapatkan sembako gratis dari 260.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak virus corona atau Covid-19 di Kota Batam.

Hal ini diakui Amsakar Ahmad, Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Wakil Wali Kota Batam.

Dilansir dari Kompas, Amsakar Ahmad secara gamblang menceritakan.

“Paket yang ada di Disperindag hanya 192.000 paket. Jumlah warga yang terdata ada 260.000 KK,”kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui telepon.

BACA JUGA:  LSI : RAMAH 81,8 Persen Kuasai Batam, Jika Pilwako Batam Dilakukan Hari ini

Dikatakannya, secepatnya akan diusahakan agar bisa mendapatkan bantuan sembako gratis ini, bagi 68.000 KK tersebut.

Saat ini sudah ada sekitar 38.000 paket dari swasta yang siap akan disalurkan untuk tahap selanjutnya.

“Tinggal 30.000 KK lagi yang belum dapat ini dan kami masih upayakan untuk mencarikannya dari pihak swasta,” jelas Amsakar.

BACA JUGA:  Di Pulau Setokok, Batam Kembangkan Kebun Khusus Petani Cabai

Untuk pembagian sembako yang diberikan pihak swasta, nantinya akan dilakukan tidak bersamaan dengan sembako yang telah dianggarkan dan berasal dari anggaran Disperindag Batam, lanjut Amsakar.

“Kami harap agar jika ada pihak swasta yang ingin membagikan sembako, sebaiknya jangan dilakukan sendiri-sendiri, hal ini untuk meminimalisasi terjadinya tumpang tindih terhadap masyarakat yang medapatkan,” jelas Amsakar.

BACA JUGA:  Hari Pertama PPDB, Amsakar Tinjau Server Disdik Batam

Amsakar kembali menambahkan, masyarakat Batam nantinya akan mendapatkan sembako selama tujuh bulan ke depan, di mana sembako ini diberikan oleh tiga pemerintah secara bergantian.

“Masyarakat Batam nantinya akan menerima sembako selama kurang lebih tujuh bulan, yakni dua bulan dari Pemkot Batam, dua bulan dari BP Batam dan dua bulan dari Gubernur Kepri,” terang Amsakar.

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru