Ratusan WNI Asal Malaysia Akan Dipulangkan, Batam Siapkan Karantina

- Admin

Rabu, 20 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batam, inikepri.com – Sebanyak 293 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Malaysia akan pulang besok (21/05). Rombongan ini pulang dengan dua kapal melalui Pelabuhan Batam Center.

“Kapal tiba pukul 10.00 dan pukul 12.00,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid saat memimpin rapat kepulangan WNI di Panggung Dataran Engku Putri, Rabu (20/05).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, semua WNI yang tiba nantinya akan diterapkan protokol kesehatan baru. Kemudian, semua WNI akan dikarantina hingga ada hasil pengecekan kesehatan.

“Bukan rapid tes lagi, kita langsung laksanakan tes swab,” ujarnya.

Selama menunggu hasil swab keluar, semua WNI yang dipulangkan akan menjalani karantina di Batam. Belum diputuskan di mana lokasi yang menjadi pusat karantina.

“Yang pasti kita lakukan karantina dulu,” kata dia.

Baca Juga :  Satgas COVID-19 Catat Kasus Positif Corona di Batam Tertinggi Sepanjang Pandemi

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi protokol kesehatan penanganan kepulangan warga Indonesia dan kedatangan warga asing, semua yang datang harus bebas dari wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Secara umum, kita terapkan protokol kesehatan baru sesuai Surat Edaran Kemenkes 313/2020,” kata Sekda.

Ia meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam bersama-sama ikut mengawal agar protokol kesehatan baru ini bisa diterapkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Batam, Achmad Farchanny menjelaskan, sejauh ini masih ada Warga Negara Asing (WNA) yang datang dan ada juga Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang kampung.

“Mereka datang tidak dapat dicegah, sehingga perlu protokol ini,” ujarnya.

Dengan adanya protokol baru sesuai Surat Edaran ini, semua WNI dan WNA yang datang, wajib menyertakan surat keterangan sehat dan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan dinyatakan negatif.

Baca Juga :  Selamat Datang Kajari Baru

Jika syarat itu tidak dipenuhi, kata dia, bagi WNI perlu perlakuan khusus seperti pemeriksaan rapid test. Jika hasil rapid test menunjukkan nonreaktif, WNI akan dikarantina secara terpusat 7-10 hari sampai rapid test kedua.

“Apabila tes kedua nonreaktif, baru boleh pulang dan melaksanakan karantina mandiri di rumah,” ujarnya.
Sementara bagi WNA, apabila masuk tanpa melengkapi syarat harus dikembalikan ke negaranya atau ditolak masuk ke Batam, Indonesia.

“Surat keterangan kesehatan dan hasil PCR harus dikeluarkan negara asal. Misalnya ada WNI pulang dari Malaysia surat keterangan sehat dari negara Malaysia,” ujarnya.

Dan surat yang dikelurkan memiliki jangka waktu tujuh hari. Jika melebihi waktu tersebut, dianggap tak berlaku. “Kecuali untuk kru kapal dari luar negeri,” katanya.

Berita Terkait

PLN Batam Bersama Kejati Kepri Serahkan Kurban Sapi Kepada Masyarakat
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Suku Cadang Bekas dari Luar Negeri
Maju di Pilwako Batam, Li Claudia Chandra dapat Dukungan dari Relawan Sei Beduk
PT. Nusa Persada Alpenna Terus Berinovasi, Olah Limbah Kayu Jadi Material Bermanfaat
Ansar Apresiasi UIS Lahirkan Sumber Daya Manusia Andal Kepulauan Riau
Bikers Subuhan Batam dan Pejuang Subuh Nongsa Bersama Polda Kepri Melaksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al Halim Polda Kepri
Nama Amsakar Achmad Kembali Dicatut untuk Modus Penipuan
LAZISMU Kepulauan Riau Bersama Muallaf Center Hinterland Barelang Kembali Melakukan Kegiatan Pembinaan MualafMU

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:39 WIB

PLN Batam Bersama Kejati Kepri Serahkan Kurban Sapi Kepada Masyarakat

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:22 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Suku Cadang Bekas dari Luar Negeri

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:34 WIB

PT. Nusa Persada Alpenna Terus Berinovasi, Olah Limbah Kayu Jadi Material Bermanfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:27 WIB

Ansar Apresiasi UIS Lahirkan Sumber Daya Manusia Andal Kepulauan Riau

Senin, 10 Juni 2024 - 13:54 WIB

Bikers Subuhan Batam dan Pejuang Subuh Nongsa Bersama Polda Kepri Melaksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al Halim Polda Kepri

Senin, 10 Juni 2024 - 07:47 WIB

Nama Amsakar Achmad Kembali Dicatut untuk Modus Penipuan

Senin, 10 Juni 2024 - 07:45 WIB

LAZISMU Kepulauan Riau Bersama Muallaf Center Hinterland Barelang Kembali Melakukan Kegiatan Pembinaan MualafMU

Senin, 10 Juni 2024 - 07:40 WIB

Masyarakat Perumahan Modena Regency Batam Antusias Simak Program Strategis Gubernur Ansar

Berita Terbaru