INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mulai membidik pasar China untuk memperluas pemasaran produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas yang dihasilkan masyarakat.
Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan, pemerintah daerah saat ini tengah membangun kerja sama dengan sejumlah kabupaten dan kota di China. Penjajakan tersebut diarahkan untuk membuka akses pasar bagi berbagai produk asal Natuna.
Komoditas yang disiapkan untuk pasar ekspor antara lain ikan hidup, khususnya ikan kerapu, serta benih kelapa.
Cen Sui Lan mengatakan upaya membuka pasar China juga telah dilakukan melalui kunjungannya ke negara tersebut pada akhir Juli 2026. Dalam kunjungan itu, ia mempromosikan sejumlah produk asal Natuna kepada para pengusaha di China.
Salah satu momentum promosi dilakukan saat pembukaan restoran yang menyajikan kuliner khas Indonesia.
“Karena ini merupakan pertama kalinya pembukaan restoran khas kuliner Indonesia di wilayah itu, kami mengambil kesempatan untuk mempromosikan produk-produk asal Natuna,” ucap Cen Sui Lan, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, posisi Natuna sebagai daerah perbatasan memberikan keuntungan tersendiri dalam membangun hubungan perdagangan dengan negara-negara tetangga.
Letak geografis tersebut dinilai dapat menjadi modal penting bagi Natuna untuk mengembangkan konektivitas perdagangan sekaligus memperluas pasar produk lokal ke luar negeri.
IPSKA Disiapkan Dukung Proses Ekspor
Untuk memperkuat kesiapan pelaku usaha, Pemkab Natuna juga telah menghadirkan Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA).
Kehadiran IPSKA diharapkan dapat mempermudah pengusaha dalam mengurus dokumen ekspor, khususnya Surat Keterangan Asal (SKA).
Dokumen tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses perdagangan internasional karena berkaitan dengan asal-usul produk yang dikirim ke negara tujuan.
Dengan proses administrasi yang lebih mudah, pemerintah berharap pelaku usaha Natuna dapat melakukan pengiriman komoditas ke pasar luar negeri secara lebih efisien.
Pelabuhan Selat Lampa Ikut Diperkuat
Selain administrasi ekspor, kesiapan infrastruktur juga menjadi perhatian Pemkab Natuna.
Salah satu infrastruktur yang diharapkan mampu mendukung rencana tersebut adalah Pelabuhan Selat Lampa.
Pelabuhan tersebut tengah diarahkan untuk memiliki kapasitas pelayanan yang semakin baik sehingga dapat mendukung arus barang dari Natuna menuju berbagai tujuan, termasuk pasar internasional.
Revitalisasi Pelabuhan Selat Lampa diharapkan dapat memperlancar mobilitas komoditas unggulan daerah, termasuk produk perikanan dan hasil perkebunan yang berpotensi dikembangkan sebagai komoditas ekspor.
Cen Sui Lan mengatakan pemerintah daerah juga membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar kerja sama perdagangan dengan daerah di luar negeri dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Kita lagi meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membantu memberikan rekomendasi untuk melakukan kerja sama antardaerah (luar negeri) dan memfasilitasi kami berkomunikasi dengan kementerian atau lembaga agar segala persoalan bisa diselesaikan,” katanya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Natuna membangun ekosistem ekspor dari hulu hingga hilir, mulai dari kesiapan komoditas, promosi dan pencarian pasar, kelengkapan administrasi, hingga dukungan infrastruktur pelabuhan.
Jika kerja sama dengan China dapat direalisasikan, peluang tersebut diharapkan tidak hanya membuka pasar baru bagi produk Natuna, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang bergerak di sektor perikanan dan perkebunan.
Penulis : IZ

















