Guna Tampung Siswa, Isdianto Akan Bangun Ruang Kelas Baru

- Publisher

Rabu, 8 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto akan menambah ruang kelas baru untuk sekolah-sekolah yang masih memungkinkan. Hal ini silakukan sebagai upaya untuk menampung pelajar-pelajar dalam zonasi yang pada PPDB kemarin tidak tertampung, padahal hanya di sekolah tersebut jarak terdekat rumahnya.

“Kita akan upayakan membangun RKB. Tentu dengan melihat kondisi tanah dan lainnya di setiap SMA dan SMK Negeri. Juga akan berkoordinasi dengan DPRD Kepri. Semoga semua ini bisa membantu masyarakat,” kata Isdianto, di Batam, Selasa (7/7).

BACA JUGA:  Kata Isdianto, Tak Boleh Ada Anak Kepri Yang Tak Sekolah

Isdianto memang mendapat laporan banyak anak-anak yang rumahnya hanya dekat dengan sekolah tertentu tapi karena keterbatasan daya tampung, mereka tidak bisa diterima. Seperti di SMA Negeri tiga, sistem menolak karena daya tampung sudah terpenuhi. Dari 1705 pendaftar, sebanyak 1.128 tertolak oleh sistem karena jaraknya.

Dalam pertemuan dengan Kepala SMA dan SMK Negeri, Ahad lalu pun, Isdianto sudah berpesan jangan sampai anak-anak Kepri putus sekolahnya. Solusi cepat harus ditemukan sehingga mereka bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar.

BACA JUGA:  Hari Pertama PPDB, Amsakar Tinjau Server Disdik Batam

Untuk di Batam, Isdianto mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala BP Batam H Muhammad Rudi tentang lahan sekolah. Dia berharap ada solusi terbaik untuk kemajuan pendidikan masyarakat Batam dan Kepri.

Di Kepri, tahun ini dalam laporan yang diterima Isdianto ada 17.917 Lulusan SMP/MTS. Dari jumlah itu, daya tampung se Kepri hanya 13.137. Masih ada selisih 6.544 pelajar. Sementara untuk Batam diperkirakan sekita 1.545 selisih yang yang belum tertampung.

BACA JUGA:  PPDB Secara Online, Calon Wali Siswa Diimbau Tak Datang ke Sekolah

Isdianto pun mendapat laporan masih ada beberapa zona yang masih kosong. Dia sudah memerintahkan Dinas Pendidikan untuk segera menyelesaikan masalah ini.

“Harus cepat diselesaikan. Beri solusi terbaik untuk kemajuan pendidikan dan anak-anak Kepri,” kata Isdianto.

Berita Terkait

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat
Siswi MIN 1 Batam Nayla Sary Khairani Raih Juara 2 IPAS OMI Tingkat Provinsi 2026
PLN Batam Tangani Gangguan Kelistrikan, Upayakan Pemulihan Sistem Secara Bertahap
Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City
BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:52 WIB

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Siswi MIN 1 Batam Nayla Sary Khairani Raih Juara 2 IPAS OMI Tingkat Provinsi 2026

Berita Terbaru