Pemprov Kepri Memperbanyak Ruang Karantina Covid-19

- Publisher

Senin, 3 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperbanyak ruang karantina untuk mengantisipasi jumlah pasien COVID-19 yang membeludak di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Sekretaris Daerah Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Minggu (2/8) mengatakan, penambahan ruang karantina disebabkan ruang karantina di Rumah Singgah RSUP Kepri sudah penuh.

Penambahan ruangan ini perlu dilakukan karena jumlah orang yang kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto dan belasan staf yang positif COVID-19 berdasarkan hasil penelusuran tenaga kesehatan, cukup banyak.

BACA JUGA:  Polsek Nongsa Beri Bantuan Kepada Anak Yang Orang Tuanya Dirawat di RSKI Covid Galang

“Ada ratusan orang yang sudah diambil swab di posko khusus di RSUP Kepri, termasuk pejabat dan staf, tokoh masyarakat dan wartawan,” ucap dia.

Asrama di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kepri di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan akan dipergunakan untuk observasi atau karantina pasien COVID-19. Di LPMP terdapat 40 kamar, yang masing-masing kamar terdapat dua tempat tidur.

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 di Batam Tertinggi di Kepri

Selain itu, Pemprov Kepri juga mempersiapkan puluhan kamar di salah satu hotel di Tanjungpinang sebagai ruang karantina.

Pilihan lainnya yakni kamar di Asrama Haji akan dipergunakan untuk karantina pasien COVID-19. “Barusan kami mengunjungi lokasi karantina. Pilihan pertama di LPMP, kemudian di Hotel Sunrise, dan yang terakhir di Asrama Haji,” ujar dia.

BACA JUGA:  Pedestarian Jalan Bandara RHF Tanjungpinang Berkhas Bunga Sakura, Bunga Tanjung dan Pohon Pinang

Arif menuturkan, pengawasan terhadap pasien COVID-19 akan diperketat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sejumlah anggota Satpol Pamong Praja Kepri yang mengenakan alat pelindung diri akan menjaga kawasan karantina.

Pelaksanaan karantina harus menaati protokol kesehatan, seperti tidak ada interaksi antara pasien dengan pihak keluarga atau pihak lainnya. “Pasien akan berolahraga, dihibur, dan diberi makanan bergizi,” kata dia.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Berita Terbaru