Gugus Tugas : Virus Corona Menyebar Melalui Udara di Ruang Tertutup

- Publisher

Sabtu, 11 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Anggota Tim Pakar Medis Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyatakan penyebaran virus corona lewat udara disebabkan oleh mikro droplet yang bertahan di udara. Ia mengatakan penyebaran virus corona melalui udara itu berpotensi terjadi di ruangan tertutup.

“Secara ilmu virologi ini bukan true aerosol, kalau yang disebut dengan true aerosol itu menular bersama aliran angin dan udara, ke mana arah udara, ke sanalah kemudian penyakit itu berjangkit,” kata dia dalam diskusi di Graha BNPB, Jumat (10/7).

“[Virus corona] ini tidak. Ini biasanya dalam setting ruangan tertutup misalnya bus kemudian ruangan ber-AC, pusat perdagangan dan perkantoran yang menggunakan ventilasi buatan atau AC,” imbuh dia.

BACA JUGA:  Selamat Ulang Tahun Bung Karno, Founding Father Indonesia

Lebih lanjut, ia juga mengatakan penyebaran virus corona yang disebut menular lewat udara bukan merupakan hal yang baru. Sebagai salah satu jenis virus pernafasan, penyebaran melalui udara memang berpeluang terjadi.

“Virus ini memang berpeluang dari awal terjadi secara aerosol, seperti diketahui, tidak hanya makro droplet yang terjadi saat kita batuk misalnya, bersin, juga muncul mikro droplet yang berpeluang terjadi melalui aerosol. Jadi bukan hal baru dan mestinya tidak membuat kita semakin panik,” kata dia.

Salah satu upaya pencegahan yang paling murah, menurutnya adalah dengan menyediakan ventilasi alami, serta membuka jendela dan pintu ruangan beberapa waktu sekali sehingga jika ada virus bisa terbawa udara.

BACA JUGA:  Kementerian Agama: Hilal 1 Ramadan Tak Terlihat di 101 Titik Pengamatan

“Buka jendela, pintu, virus itu akan larut, mohon diingat untuk membuat sakit butuh dosis tertentu, jadi dengan ventilasi terbuka, konsentrasi virus yang terpapar pada individu mungkin jauh lebih sedikit,” ucap dia.

Pada kesempatan yang sama, anggota Tim Pakar Medis lainnya, Budiman Bela mengatakan meskipun ada peluang penyebaran di tempat tertutup, namun jika tetap menjaga jarak dan menggunakan masker, maka kemungkinan untuk menular itu menjadi jauh lebih kecil, “Mengapa? Karena pada saat itu semua aktivitas yang berpotensi mengeluarkan virus seperti berbicara, batuk, itu akan tertampung oleh masker. Jadi kalau ditanya pencegahannya, tetaplah gunakan masker,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bertambah Enam Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kota Tanjungpinang

WHO sebelumnya telah mengonfirmasi penyebaran virus corona melalui udara. Pernyataan ini dikeluarkan setelah sebuah publikasi yang ditandatangani oleh 239 ilmuwan yang mendesak WHO untuk lebih terbuka soal penyebaran virus yang mungkin berasal dari tetesan cairan yang mengambang di udara.

Epidemolog penyakit menular Maria Van Kerkove kepada program darurat kesehatan WHO mengatakan publikasi itu menambah pengetahuan yang berkembang tentang pentingnya ventilasi udara untuk mencegah penyebaran virus.

“Kami telah berbicara tentang kemungkinan penyebaran lewat udara dan transmisi aerosol (partikel padat yang ada di udara maupun tetesan cairan) sebagai salah satu mode penyebaran virus,” ujarnya.

Berita Terkait

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Berita Terbaru