Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mendata, jumlah wisman yang berkunjung ke Kota Batam selama Juni 2020 tercatat sebanyak 1.785 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 0,72 persen dibanding kunjungan wisman selama Mei 2020 yang mencapai 1.798 kunjungan. Jika dibandingkan Juni 2019, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam turun sebesar 98,98 persen.
Secara kumulatif, kata dia, pada Januari-Juni 2020, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam mencapai 300.288 kunjungan, atau turun 68,10 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 941.382 kunjungan.
Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto mengatakan, penurunan kunjungan wisman tersebut terkait dengan masih berlanjutnya Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia melalui Menkumham RI yang berlaku sejak 2 April 2020 akibat merebaknya wabah Covid-19, sehingga dampaknya tentu sangat besar terhadap industri pariwisata Kota Batam.
“Hal ini berlaku pada enam pintu masuk yang ada di Kota Batam yaitu Pelabuhan Ferry Batam Center, Bandar Udara Hang Nadim, Pelabuhan Ferry International Sekupang, Pelabuhan Ferry Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay dan Pelabuhan Ferry Waterfront Sekupang,” ujarnya.
Namun, masih terdapat wisatawan yang berkunjung dan mengikuti peraturan yang ada. Rahmad melanjutkan, pada Juni 2020, jumlah wisman berkebangsaan Singapura yang berkunjung ke Kota Batam sebanyak tiga kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 50 persen bila dibandingan dengan kunjungan bulan sebelumnya yang hanya sebanyak 2 kunjungan. Selain wisman berkebangsaan Singapura, wisman berkebangsaan India, United Kingdom dan Australia juga mengalami kenaikan jumlah kunjungan. Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kota Batam, wisman berkebangsaan China dan Filipina mengalami penurunan jumlah kunjungan pada Juni 2020 jika dibanding dengan bulan sebelumnya.
“Sebagai contoh jumlah kunjungan wisman berkebangsaan China mengalami penurunan sebesar 60 persen atau turun dari 5 kunjungan pada Mei 2020 menjadi 2 kunjungan pada Juni 2020,” katanya.
Wisman berkebangsaan Singapura masih merupakan wisman yang paling banyak berkunjung ke Kota Batam pada periode Januari hingga Juni 2020. Wisman berkebangsaan Singapura ini mendominasi hampir setengah (49,59 persen) dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Kota Batam. Selama bulan Januari sampai dengan Juni 2020, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 148.909 kunjungan.
“Jumlah kunjungan terbanyak yang kedua adalah wisman berkebangsaan Malaysia sebesar 34.841 kunjungan atau 11,60 persen dari total kunjungan ke Kota Batam selama Januari-Juni 2020. Kunjungan terbanyak ketiga adalah wisman berkebangsaan India yaitu 11.662 kunjungan atau 3,88 persen dari total kunjungan ke Kota Batam selama periode yang sama,” ujarnya.
Secara berturut-turut, jumlah kunjungan terbanyak setelah wisman berkebangsaan Singapura, Malaysia, dan India pada rentang bulan Januari hingga Juni 2020 adalah China (2,34 persen), Fillipina (2,00 persen), Inggris (1,25 persen), Jepang (1,12 persen), Korea Selatan (0.93 persen), Australia (0,82 persen), dan Amerika (0,79 persen).
“Kontribusi dari wisman 10 negara tersebut yaitu 74,33 persen dari total seluruh kunjungan wisman selama bulan Januari-Juni 2020,” katanya.
Halaman : 1 2

















