INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Gerakan Masyarakat (Gema) Batam ASRI yang digelar di Perum Gardan Raya, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Jumat (8/5/2026).
Meski hujan mengguyur sejak pagi, kegiatan gotong royong tetap berlangsung dengan penuh semangat. Warga bersama jajaran pemerintah tampak bahu-membahu membersihkan lingkungan, merapikan saluran air, hingga mengangkut sampah di kawasan permukiman.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, Amsakar terlihat membaur bersama masyarakat sambil berdialog dan memantau langsung kondisi lingkungan sekitar.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyerahkan bantuan alat pemotong rumput kepada warga sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga kebersihan dan penataan lingkungan secara berkelanjutan.
Program Gema Batam ASRI sendiri merupakan gerakan yang mengusung semangat lingkungan Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program tersebut mulai dijalankan Pemerintah Kota Batam sejak April 2026 melalui Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2026.
Gerakan itu juga menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia ASRI nasional yang mendorong terciptanya lingkungan bersih, sehat, dan tertata.
Dalam keterangannya, Amsakar mengatakan persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Karena itu, menurutnya, penyelesaian persoalan lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat.
“Alhamdulillah, persoalan sampah sekarang mulai pelan-pelan terurai. Yang penting kita terus bergerak bersama dan membangun energi positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai budaya gotong royong perlu terus dipertahankan di tengah pesatnya perkembangan Batam sebagai kota industri dan investasi.
Menurutnya, selain memperkuat kebersamaan warga, kegiatan seperti ini juga mampu menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Tak hanya menyinggung persoalan lingkungan, Amsakar turut menyampaikan bahwa pembangunan dan investasi di Batam terus menunjukkan tren positif. Pemerintah, kata dia, juga terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka dan menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tidak ingin cepat berpuas diri karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan secara bertahap, termasuk penataan lingkungan dan pengelolaan sampah.
“Yang baik-baik harus terus kita rawat bersama. Kalau energi positif terus dibangun, saya yakin Batam akan semakin baik,” katanya.
Kehadiran Amsakar yang ikut bergotong royong di tengah hujan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme warga tetap tinggi hingga kegiatan selesai berlangsung.
Melalui program Gema Batam ASRI, Pemerintah Kota Batam berharap budaya hidup bersih dan semangat gotong royong semakin kuat di tengah masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat dan nyaman.
Penulis : IZ

















