INIKEPRI.COM – Proses penjaringan calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kepulauan Riau mulai dipersiapkan secara matang.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau menegaskan komitmen untuk menghadirkan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Persiapan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Graha Kepulauan Riau, Kamis (7/5/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri, Zoztafia, bersama jajaran panitia seleksi, Kepala Biro Kesra Provinsi Kepri, serta Kabid Bimas Islam Ahmad Husin.
Pertemuan tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia.
Dalam rapat itu, panitia seleksi menekankan pentingnya proses rekrutmen yang terbuka dan objektif guna menghasilkan figur pimpinan yang memiliki kapasitas kuat dalam pengelolaan zakat sekaligus menjunjung tinggi nilai integritas dan amanah.
Zoztafia menegaskan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Kanwil Kemenag menjadi faktor penting dalam mengawal seluruh tahapan seleksi agar berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur.
“Kita ingin seluruh proses berjalan transparan dan profesional, mulai dari verifikasi administrasi hingga tahapan ujian. Sinergi antarinstansi sangat penting agar seleksi ini benar-benar menghasilkan figur terbaik untuk memimpin BAZNAS Kepri,” ujarnya.
Pada seleksi tahun ini, panitia juga mulai menerapkan pendekatan berbasis digital sebagai bagian dari modernisasi proses rekrutmen. Salah satu inovasi yang diterapkan yakni penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada tahap uji kompetensi.
Metode tersebut dinilai mampu meningkatkan objektivitas penilaian sekaligus meminimalisasi potensi intervensi selama proses seleksi berlangsung.
Adapun tahapan seleksi pimpinan BAZNAS Kepri 2026 dimulai dengan masa pendaftaran pada 1 hingga 18 Mei 2026. Selanjutnya, proses seleksi administrasi akan berlangsung pada 19–22 Mei 2026, disusul pengumuman hasil administrasi pada 25 Mei 2026.
Tahapan berikutnya berupa uji kompetensi berbasis CAT dan wawancara dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Juni 2026.
Melalui proses seleksi yang ketat dan berbasis teknologi tersebut, pemerintah berharap pimpinan BAZNAS Kepri yang terpilih nantinya mampu menghadirkan tata kelola zakat yang lebih modern, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin memastikan pimpinan yang terpilih benar-benar kompeten dan siap membawa pengelolaan zakat yang lebih baik demi kesejahteraan umat,” kata Zoztafia.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















