Pemprov Kepri Tambah WFH Seminggu, Negatif Sudah 866 Orang

- Publisher

Selasa, 11 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Sekdaprov H.TS Arif Fadillah mengatakan Pemprov Kepri memperpanjang masa kerja dari rumah untuk sepekan ke depan. Sementara, 25 persen pegawai tetap masuk dan diatur piketnya oleh pimpinan OPD masing-masing. Semua dalam upaya memutuskan mata rantai sebaran pandemi Covid-19.

“Kita perpanjanglah masa WFH (work from home) seminggu ke depan. Tentu jangan menganggu layanan dasar kepada masyarakat. Karena itu 25 persen pegawai masih kerja di kantor dengan sistem piket,” kata Arif di Tanjungpinang, Ahad (9/8).

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Terus Tingkatkan Infrastruktur dan Kualitas SDM untuk Karimun

Baca Juga : Tak Ingin Bebani Orang Tua, Pemko Gratiskan Seragam untuk 12.467 Siswa SD

Arif mengatakan, hal ini sebagai langkah pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19. Arif mengingatkan bahwa WFH itu para pegawai benar-benar beraktivitas dari rumah, bukan di kedai kopi.

Pada kesempatan itu Arif menyampaikan rasa syukurnya karena sample swab yang negatif sudan semakin banyak yang keluar. Sampai Sabtu (8/8) petang, sudah keluar 866 spesimen sampel swab yang negatif.

BACA JUGA:  Tahniah! Kepri Juara 1 Lomba Design Ekspresi Sempena HUT ke-9 Garnita Mahalayati

“Alhamdulillah. Semoga yang masih dalam proses pemerikaaan hasilnya negatif,” harap Ketua Harian Tim Gugus Tugas ini.

Spesimen sample negatif itu didapat dari 1.048 sampel yang diambil sejak 28 Juli 2020. Sampai saat ini, Tim Gugus Tugas terus melakukan tracking. Arif pun bersyukur karena pejabat eselon 2 juga terkonfirmasi negatif hasil sampel swabnya.

Arif kembali mengingatkan semua pihak untuk disiplin dengan protokol kesehatan. Semua harus menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

BACA JUGA:  Kukuhkan Pengurus Puspa, Wako Rahma Ajak Perkuat Sinergi Untuk Lindungi Perempuan dan Anak

Baca Juga : Suami ini Suruh Istrinya Yang Cantik Melayani Pria Hidung Belang

Menurut Arif, virus ini belum ditemukan vaksin dan obatnya. Karena itu semua berperan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai sebarannya.

“Disiplin kita terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk pencegahan,” kata Arif. (RBP)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru