Plt. Wali Kota Tanjungpinang Berharap Hunian Homestay Kembali Normal

- Publisher

Rabu, 12 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Plt Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, mengatakan pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini membuat semua bentuk bisnis pariwisata mengalami krisis, termasuk pengelola homestay di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Namun, sebaiknya pengelola homestay harus segera mencari solusi dan bersiap dengan kondisi mendatang saat Covid-19 benar-benar berakhir.

“Sambil menunggu Covid-19 berlalu, pengelola perlu mempersiapkan diri dan menyusun strategi dalam meningkatkan layanan kedepannya. Caranya, menyiapkan sumberdaya manusia seperti mengikuti pelatihan ini,” kata Rahma.

Hal itu, disampaikannya saat membuka acara pelatihan management homestay, di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa (11/8).

pelatihan management homestay, di Hotel CK Tanjungpinang

Dikatakan Rahma, dengan kondisi Covid-19 ini, homestay punya kesempatan besar untuk menarik para wisatawan. Menurutnya, homestay bisa menjadi hunian yang dapat terhindar dari keramaian.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Akan Bangun Bundaran di Simpang Kota Piring

“Asalkan, pengelola bisa menjamin kebersihan, rasa aman, damai, serta keramahan kepada para pengunjung. Saya yakin, homestay pasti lebih baik kedepannya,” kata Rahma.

Semua kejadian pasti ada hikmahnya. Untuk itu, kata Rahma, pengelola harus punya keyakinan suatu saat nanti homestay di Tanjungpinang kembali normal dan bangkit lagi. Kita doakan saja, virus ini cepat berlalu,” tutur dia.

Baca Juga : Netizen Batam Sempat Heboh OTT Pejabat Batam

Rahma pun memberi apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang yang menaruh perhatian serius untuk memperkuat SDM pengelola homestay melalui kegiatan ini.

Kepada peserta Rahma, berharap untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Materi yang disampaikan narasumber harus disimak dan dijadikan panduan dalam pengelolaan homestay.

BACA JUGA:  Enam Tradisi Budaya Tanjungpinang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional

Ia juga meminta pengelola homestay di Tanjungpinang membentuk sebuah wadah atau asosiasi. Wadah inilah nanti yang menjadi ajang untuk meningkatkan kerjasama antar pengelola homestay di Tanjungpinang.

“Saya yakin bila sudah ada wadah, homestay Tanjungpinang akan berkembang seperti daerah lainnya di Indonesia.Tidak ada kata terlambat jika kita mau memulai,” tutur Rahma

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi mengakui sejak pandemi Covid-19, nyaris semua bentuk bisnis pariwisata di Tanjungpinang, Ibu Kota Kepri, mati suri. Hotel, resort, wisma hingga homestay terdampak langsung.

“Kita berharap Covid-19 segera berlalu. Bisnis pariwisata kembali stabil dan berjaya,” ucap Surjadi.

BACA JUGA:  Hingga Maret, 22 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Terjadi di Tanjungpinang

Surjadi menyebutkan, pelatihan managemen homestay ini diikuti 40 peserta yang merupakan perwakilan dari pemilik homestay yang ada di Tanjungpinang.

Selama pelatihan peserta akan mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh akademisi dan praktisi dari Politeknik Bintan Cakrawala.

“Materi yang disampaikan seperti, why homestay, kewirausahaan, service excellence, operasional homestay, praktek operasional homestay, food and beverage service, table manner, manajemen dan operasional serta praktek tata graha, hygiene and sanitation, covid protocol, grooming, dan marketing dan promosi,” jelas Surjadi.

Menurutnya, perkembangan dunia pariwisata sangat cepat. Saat ini bukan lagi yang pintar mengalahkan yang bodoh melainkan yang cepat mengalahkan yang lambat,”Itu hendaknya dipahami oleh pelaku pariwisata di Tanjungpinang, termasuk pengelola homestay,” pinta Surjadi.

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru