Covid-19 Lebih Parah saat Menyerang Pria daripada Wanita, ini Alasannya

- Admin

Jumat, 28 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 63% kematian terkait Covid-19 di Eropa terjadi di antara pria. Data dari India juga menunjukkan bahwa ada disparitas rasio kematian hampir 65%, di mana 35% akibat Covid-19. Secara medis, ada berbagai teori yang telah dibahas menjadi penyebab bias gender ini. Tetapi keunggulan yang tampak dari wanita dibandingkan pria dalam tidak menyerah pada infeksi SARS-CoV-2 tidak sepenuhnya dipahami.

Namun, untuk membantu menjelaskan mengapa virus corona baru dapat membunuh lebih banyak pria daripada wanita, Dr Rahul Pandit, Direktur Perawatan Kritis, Rumah Sakit Fortis, Mulund, Mumbai menjelaskan apa yang diketahui para ahli sejauh ini tentang Covid-19 dan gender dengan tiga teori teratas adalah reseptor angiotensin converting enzyme-2 (ACE-2), estrogen dan testosteron yang mempengaruhi sistem kekebalan, dan predisposisi genetik. Dan berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga :  Katanya, Suami Perawat RS Royal Surabaya Juga Meninggal. Ini Faktanya!

1. Keterikatan pada Reseptor ACE-2

Dipahami bahwa protein lonjakan pada virus corona seperti SARS-CoV-2, SARS (sindrom pernapasan akut parah), MERS (sindrom pernapasan Timur Tengah) memiliki afinitas untuk ACE- 2 reseptor. Ini hampir seperti reseptor ACE-2 yakni pintu gerbang untuk virus ini. Konsentrasi reseptor ACE-2 lebih banyak ditemukan pada pria dibandingkan dengan wanita. Mereka ditemukan dalam konsentrasi tinggi di paru-paru, jantung, usus dan gonad.

2. Memahami hubungan estrogen dan testosteron

Wanita adalah jenis kelamin yang lebih kuat sehubungan dengan respons kekebalan dan ketahanan. Hormon estrogen wanita merangsang respons kekebalan dengan cepat dan juga menekan replikasi virus SARS-CoV-2. Sebaliknya, hormon testosteron pria menghambat respons kekebalan tubuh sendiri, sehingga pria lebih rentan terhadap infeksi parah. Kualitas estrogen ini tidak hanya terlihat pada Covid-19 kasus saja, tetapi juga pada penyakit virus lain seperti influenza.

Baca Juga :  Corona Belum Usai, Begini Cara Tingkatkan Imun Tubuh

3. Kecenderungan genetik

Kemungkinan alasan ketiga untuk fenomena ini adalah bahwa gen, yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi patogen dalam tubuh dan memberikan tanggapan terhadapnya, terdapat pada kromosom X. Karena wanita memiliki kromosom 2X, mereka lebih cenderung memiliki respon imun yang cepat terhadap patogen dan menawarkan perlindungan yang lebih baik. Di sisi lain, wanita cenderung memiliki lebih banyak masalah autoimun karena estrogen dan respons yang cepat terhadap sistem kekebalan, dibandingkan dengan pria.

Baca Juga :  Kata Peneliti: Pasien Corona Dengan Golongan Darah ini Berisiko Komplikasi Parah

Sementara itu, survei sero yang dilakukan di Kota Mumbai menemukan bahwa lebih banyak wanita telah mengembangkan antibodi terhadap Covid-19, yang menegaskan fakta bahwa wanita mungkin memiliki penyakit yang sangat ringan yang tidak disadari dibandingkan dengan pria. Oleh karena itu, sementara lebih banyak pria mengembangkan gejala, wanita mungkin sebagian besar tetap terlindungi karena respons kekebalan mereka.

Di sisi lain, pria cenderung mengabaikan atau mengabaikan gejala penyakit dan menunda mencari bantuan medis, yang meningkatkan risiko keparahan penyakit. Jadi, penting untuk memastikan bahwa Anda menjalani tes penyakit jika Anda memiliki gejala apapun.

Sumber : www.okezone.com

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Berita Terbaru