Kata Peneliti: Pasien Corona Dengan Golongan Darah ini Berisiko Komplikasi Parah

- Publisher

Sabtu, 20 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Sebagai virus baru, covid-19 yang kini mewabah masih menjadi perdebatan di kalangan peneliti. Beberapa kasus pada pasien covid-19 mengalami komplikasi serius hingga berujung kematian, namun yang lainnya bisa bertahan dan akhirnya sembuh.

Ternyata komplikasi serius pada pasien covid-19 tidak hanya terjadi pada pasien yang memiliki riwayat penyakit. Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa komplikasi pada pasien covid-19 bisa terjadi karena ada korelasi dengan golongan darah tertentu.

DIlansir laman Miamiherald, para peneliti menganalisis data genetik dan menemukan pasien dengan darah Tipe A lebih berisiko mengalami komplikasi parah, dan kemungkinan lebih rendah untuk pasien dengan darah Tipe O, menurut hasil yang dipublikasikan Rabu di New England Journal of Medicine.

BACA JUGA:  Perhatian! Indonesia Menutup Pintu Masuk WNA

Temuan menunjukkan bahwa golongan darah seseorang dapat berdampak pada bagaimana ia berkembang setelah terpapar covid-19.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan Eropa mengatakan mereka menganalisis data genetik dari 1.980 pasien rumah sakit di Italia dan Spanyol yang sakit parah dengan coronavirus. Untuk menentukan kasus yang paling parah, para ilmuwan melihat apakah pasien memerlukan ventilator atau suplemen oksigen lainnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa kesulitan bernafas adalah gejala virus dan tanda seseorang perlu mencari perhatian medis segera, kata pejabat kesehatan. Beberapa pasien coronavirus sakit parah sementara yang lain menunjukkan gejala ringan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

BACA JUGA:  Meski di Rumah, Masyarakat Diminta Tetap Pakai Masker

Dalam studi terbaru, para peneliti juga meninjau informasi genetik untuk kelompok kontrol yang terdiri dari 2.381 orang. Hasilnya, berbekal informasi genetik dari pasien yang sakit, para peneliti mengatakan mereka menemukan koneksi potensial antara golongan darah dan penyakit.

“Data genetik kami mengkonfirmasi bahwa golongan darah O dikaitkan dengan risiko tertular Covid-19 yang lebih rendah daripada kelompok darah non-O, sedangkan golongan darah A dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi daripada golongan darah non-A,” tulis laporan tersebut.

Roy Silverstein, ahli hematologi dan ketua departemen kedokteran di Medical College of Wisconsin Division of Hematology and Oncology, mengatakan kepada CNN bahwa hubungan golongan darah tampaknya masuk akal.

BACA JUGA:  Kasus Gangguan Ginjal Akut di Indonesia Turun Signifikan

Gen yang menentukan golongan darah juga berdampak pada permukaan sel, yang dapat membuatnya lebih mudah atau lebih sulit bagi virus untuk masuk, katanya kepada outlet berita.

Sementara satu ahli mengatakan hasil studi terbaru memberikan bobot lebih untuk temuan serupa dari China, dokter lain mendesak hati-hati, lapor Associated Press.

“Bukti peran golongan darah adalah ‘tentatif, itu tidak cukup sinyal untuk memastikan,’” Dr. Eric Topol, direktur Scripps Research Translational Institute di California, mengatakan kepada AP.

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, para ahli mengatakan temuan itu dapat membantu memutuskan cara terbaik untuk memerangi corona.

Hops.id

Berita Terkait

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Berita Terbaru