Pendistribusian Bansos Beras PKH di Tanjungpinang Capai 100%

- Admin

Sabtu, 26 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Kepala Bulog Tanjungpinang, Hendra memastikan stok beras masih tersedia 1.150 ton. Pihaknya juga sedang mengajukan permintaan beras sebanyak 1.000 ton guna memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Tanjungpinang.

“Saat ini, pendistribusian untuk RPK saja 60 ton per bulan. Ini belum lagi kita distribusikan ke distributor. Artinya, beras bulog masih sangat diminati masyarakat Tanjungpinang di lingkungan RPK,” ucap Hendra.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi TPID secara virtual, yang dipimpin oleh Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, di ruang rapat kantor wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jum’at (25/9/2020).

Hendra mengatakan saat ini, bulog juga melaksanakan program pemerintah pusat bansos beras bagi PKH KPM di kota Tanjungpinang, Bintan, dan Natuna.

Baca Juga :  Kolaborasi Spektakuler : Kepri Jadi Tulang Punggung Transportasi Udara melalui Komersialisasi Karya Anak Bangsa Pesawat N219

Di Tanjungpinang, kita didistribusikan untuk 5.376 KPM. Tiap-tiap KPM menerima 15 Kg beras, sehingga dalam satu bulan kita distribusikan sebanyak 80 ton 640 Kg beras.

“Seluruh Indonesia, daerah pendistribusian bansos beras yang sudah mencapai 100% hanya kota Tanjungpinang. Saya apresiasi, ini semua berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antara bulog, dinsos, dan PKH. Program bansos ini akan berjalan sampai Desember,” tuturnya.

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Mangamputua Gultom menjelaskan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang mencatat pada Agustus 2020 Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,12%.

Penyebab utama inflasi terjadi karena didorong adanya kenaikan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,06%. Kemudian juga diikuti kelompok pendidikan 1,61%, transportasi 0,93%.

Baca Juga :  Dapat Atasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 KG, Pemko Tanjungpinang Kembali Bagikan 5 Ribu Kartu Puan Molek

“Namun, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar -0,20%,” jelas Gultom.

Selain itu, kata Gultom, beberapa komoditas dominan yang memberi andil inflasi yaitu, emas perhiasan 0,11%, angkutan udara 0,10%, cabai merah 0,04%, biaya SMA 0,03%, dan biaya SD 0,02%.

“Komoditas lainnya seperti, ikan selar, minyak goreng, susu bubuk balita, rokok kretek filter, makanan ringan, upah asisten rumah tangga, juga memberikan andil inflasi,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Gunawan menilai periode inflansi kota Tanjungpinang masih sangat rendah dan jauh dari sasaran baik bulanan maupun year on year.

“Hal ini, karena jumlah permintaan sangat rendah karena situasi Covid-19. Jadi, konsumsi masyarakat hanya bertahan,” ucapnya.

Baca Juga :  Soal Rencana Lelang Taman Gurindam 12, Kadis PUPP: "Seluruh Biaya Pembangunan oleh Swasta, Pengawasan oleh OPD Teknis"

Menurut Gunawan,meski inflasi cukup rendah, tetapi akan ada potensi risiko inflasi Kepri di bulan September 2020. Diperkirakan akan mengalami inflasi pada kisaran -0,05 s.d. 0,05% (mtm) atau 0,19% s.d. 0,29% (yoy).

Beberapa tekanan inflasi yang perlu diwaspadai yakni, tarif angkutan udara berpotensi mengalami peningkatan untuk mengkompensasi pembatasan kapasitas penumpang dan peningkatan permintaan.

Kemudian, cabai merah dan rawit seiring dengan keterbatasan stok dan selesainya musim panen di sentra penghasil, beras premium di tingkat penggilingan, sayuran dan ikan segar yang dipengaruhi curah hujan yang meningkat, serta harga emas perhiasan sejalan kenaikan harga emas dunia.

“Penyebaran Covid-19 yang masih berlangsung diperkirakan akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan menahan permintaan,” tuturnya. (ET)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB