Hari Batik Nasional, Persit dari 3 Matra Ikuti Pelatihan Batik Secara Virtual

- Admin

Jumat, 2 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persit dari tiga Matra Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 033 PD I/BB, terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan membatik tulis secara daring, peringati hari Batik Nasional yang serentak se-Indonesia. (ist)

Persit dari tiga Matra Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 033 PD I/BB, terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan membatik tulis secara daring, peringati hari Batik Nasional yang serentak se-Indonesia. (ist)

Tanjungpinang, inikepri.com – 37 persatuan istri tentara (Persit) dari tiga Matra yakni TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), Angkatan Udara (AU) Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 033 PD I/Bukit Barisan (BB), ikut pelatihan membatik tulis secara virtual/daring (online) bersama Dharma Pertiwi Koorcab Kepulauan Riau (Kepri) Daerah A dan IKAT Indonesia Didiet Maulana, dalam memperingati hari Batik Nasional yang serentak se-Indonesia, yang diselenggarakan di auning Markas Komando Resor Militer (Makorem) 033/WP, Jalan Sei Timun Km 14, Kota Tanjungpinang, Jumat (02/10/2020).

Hal tersebut disampaikan oleh Ny Imelda Harnoto selaku Ketua Persit KCK Rem 033 PD I/BB, bahwa, dilaksanakan kegiatan membatik ini adalah untuk memperingati Hari Batik Nasional yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  DP3APM Tanjungpinang Sosialisasi Pencegahan TPPO, Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

“Ya, hari ini dilaksanakan membatik secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia dengan tetap menjaga Protokol Kesehatan Covid-19, khususnya kita disini Koorcab Rem 033 sangat antusias. Alhamdulillah puluhan ibu-ibu anggota Persit dari istri prajurit TNI dari Tiga Matra (TNI AD, TNI AL dan TNI AU) ikut pelatihan membatik tulis secara daring dengan motif batik gonggong. Disamping itu, kita juga melestarikan budaya membatik warisan dari budaya asli Indonesia,” ujar Ny Imelda Harnoto.

Baca Juga :  Cerita M Shabilla Alhaqim, Anak Pengembala Sapi yang Jadi Prajurit TNI

Diawali cara melukis motif pada kain, sebelum di batik itu tidaklah mudah

Menurutnya, belajar membatik sangat sulit, utamanya harus memiliki kesabaran sehingga menghasilkan hasil karya batik yang bagus dengan mempunyai nilai kesenian tinggi.

“Ternyata sangat sulit sekali ya, butuh kesabaran. Jadi, dalam kesempatan ini, kita belajar dan ikut memeriahkan sekaligus belajar membuat batik untuk memberdayakan batik Indonesia yang sudah terkenal luas di seluruh mancanegara, agar bisa selalu dipertahankan untuk terus diberdayakan. Disamping itu, dengan belajar membatik, kita lebih mengenal lagi budaya di Indonesia, khususnya di sini kita melukisnya motif “Gonggong”, dan lebih mengenalkan kembali motof-motif itu ke daerah lain, agar selalu di ingat,” tuturnya.

Baca Juga :  Viral! UAS Ceramah Dikawal TNI
Persit dari tiga Matra Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 033 PD I/BB, terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan membatik tulis secara daring, peringati hari Batik Nasional yang serentak se-Indonesia. (ist)

Dalam kesempatan itu, Ketua Persit KCK Rem 033 PD I/BB menghimbau kepada pemuda-pemudi di seluruh Indonesia, agar terus belajar dan mengembangkan budaya batik.

“Saya berpesan kepada muda-mudi Indonesia, agar terus belajar dan mengembangkan batik-batik Indonesia, jangan sampai hilang,” tutupnya. (IS)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB