Cerita M Shabilla Alhaqim, Anak Pengembala Sapi yang Jadi Prajurit TNI

- Publisher

Minggu, 17 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 M. Shabilla Alhaqim, Dilantik Menjadi Prajurit TNI AD Berpangkat Prada oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Ruslan Effendy. Foto. tni.mil.id

M. Shabilla Alhaqim, Dilantik Menjadi Prajurit TNI AD Berpangkat Prada oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Ruslan Effendy. Foto. tni.mil.id

INIKEPRI.COM – Rasa bangga dan terharu tersirat dari raut wajah Prada Muhammad Shabilla Alhaqim. Bersama 115 orang lainnya, pria yang akrab dipanggil Shabilla itu dilantik menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) berpangkat Prada oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Ruslan Effendy.

Prada Shabilla merupakan seorang anak kuli bangunan dan pengembala sapi dari Bangka Barat yang berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI AD.

Dalam rilis yang diterima redaksi InfoPublik Jumat (15/3/2024), Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, mengungkapkan untuk menjadi tentara, Shabilla yang merupakan lulusan SMK jurusan mesin itu telah mengikuti seleksi sebanyak dua kali.

BACA JUGA:  Tim Wasev Mabes TNI Kunjungi Lokasi TMMD ke 109 di Karimun

BACA JUGA:

Bayi Badak Sumatera Lahir dari Induk Bernama Ratu di TN Way Kambas

“Meski pernah gagal, berkah usaha yang gigih ditambah doa dan restu orang tuanya, dia berhasil lulus seleksi dan mewujudkan cita-citanya menjadi abdi negara sebagai prajurit TNI AD,” ungkap Sapta.

BACA JUGA:  4 Simbol Illuminati Yang Dekat di Kehidupan

Kapendam II/Swj melanjutkan, bahwa ayah dari Shabilla adalah pekerja serabutan, jadi kuli bangunan dan mengembala sapi di kampungnya, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga.

Sementara itu, Shabilla dalam keterangannya menyampaikan bahwa motivasi dirinya untuk menjadi prajurit TNI yaitu untuk membanggakan orang tua. “Kami berasal dari keluarga yang sederhana ingin menjadi abdi negara,” ujar Shabilla di samping ayahnya yang terlihat sesekali menyeka air mata.

Keinginan kuat pria lulusan SMKN 2 Sragen untuk menjadi tentara karena inspirasi sejak masih kecil. “Tentara itu, gigih, tangguh dan pemberani. Sejak SD saya aktif organisasi supaya nanti terbiasa apabila ingin jadi tentara,” kata Shabillah mengisahkan masa kecilnya.

BACA JUGA:  Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes dan Bloomberg

Ahmad Purwadi dan Nurniasih, orang tua Shabillah larut dalam keharuan sang anak. Mereka pun mengucap syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Dari dulu, saya bercita-cita anak saya menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara, agama serta keluarga,” tuturnya. (DI)

Berita Terkait

Dari Teller Bank hingga Admin: Ini 20 Pekerjaan yang Bisa Hilang karena AI
Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
Bukan Bahasa Indonesia! Ini Asal-Usul Kata “Haram Jadah” yang Sering Disalahpahami
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Dibuka, Lulusan Madrasah Kini Lebih Fleksibel Mendaftar
iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi
Di ARTOTEL Batam, “Holding Space” Ummi Damas Tampilkan Warna Ceria di Balik Keresahan Ibu
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:52 WIB

Dari Teller Bank hingga Admin: Ini 20 Pekerjaan yang Bisa Hilang karena AI

Senin, 27 April 2026 - 12:42 WIB

Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp

Senin, 27 April 2026 - 08:33 WIB

Bukan Bahasa Indonesia! Ini Asal-Usul Kata “Haram Jadah” yang Sering Disalahpahami

Minggu, 26 April 2026 - 08:16 WIB

Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Dibuka, Lulusan Madrasah Kini Lebih Fleksibel Mendaftar

Minggu, 26 April 2026 - 08:14 WIB

iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi

Berita Terbaru