Unras Tolak Cipta Kerja di Tanjungpinang, Dua Tokoh Buruh Kepri ‘Diangkut’ ke RSKI Galang

- Publisher

Jumat, 9 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syaiful Badri (ist)

Syaiful Badri (ist)

Batam, inikepri.com – Syaiful Badri dan Daniel, koordinator Penting Unjuk Rasa (Unras) UU Cipta Kerja di gedung DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis (08/10/2020), dipaksa harus menjalankan karantina di RSKI Galang, tanpa alasan yang jelas.

Melalui panggilan selular kepada awak media, Syaiful, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( FSP LEM -SPSI) Provinsi Kepri ini, menceritakan kronologis bermula saat dia dan massa sedang menyampaikan aspirasinya di depan kantor DPRD Kepri.

“Saat itu, saya dan Daniel sebagai SPSI Kota Batam dipanggil untuk masuk ke dalam gedung DPRD. Lalu, disana saya dan koordinator lain disuruh untuk melakukan rapid tes tanpa ada bukti hasil tes kami dinyatakan reaktif,” ceritanya.

BACA JUGA:  UMKM Dapat Apa di UU Cipta Kerja? Simak di Sini

Syaiful melanjutkan, saat itu terjadi perdebatan cukup alot, karena dia dan koordinator kalo disuruh di sweeb PCAR lainnya menolak.

“Kami harus di tahan seharian untuk lakukan SWAB sebelum meninggalkan Tanjungpinang, atau kami boleh pulang ke Batam, asal kapal yang mengangkut kami langsung menuju ke Galang,” sambungnya.

Setelah melakukan negosiasi yang cukup panjang, akhirnya disepakati, para koordinator ini boleh melakukan SWAB tes di Batam, dengan catatan menggunakan kapal khusus yang telah disediakan dan di pelabuhan Telaga Punggur telah disediakan ambulans untuk mengangkut mereka ke RSKI Galang.

BACA JUGA:  Polsek Bengkong dan Puskesmas Tanjung Buntung Gelar Vaksinasi Massal

Sesaat setelah sampai di Pelabuhan Telaga Punggur, Kamis (08/10/2020) sore, Syaiful dan Daniel segera dibawa ke RSKI Galang.

Namun, sesampainya disana, Syaiful dan Daniel merasa heran karena pihak terkait disana juga tidak tahu akan ditangani seperti apa mereka disana.

“12 Jam lebih kami menunggu tanpa kepastian, akhirnya kami meminta agar kami diberikan kamar yang belum pernah ada pasien karena kami belum di tes sweeb untuk pasti nya benar’ bahwa kami positif,” terangnya.

Oleh pihak RSKI Galang, permintaan kami dikabulkan. Hingga berita ini diturunkan, Syaiful dan Daniel masih dalam pengawasan dan belum tahu hingga kapan mereka harus menunggu tanpa kepastian dites sweeb dan ada kecurigaan ada pihak berkepentingan tertentu untuk mendramatisir kondisi kami bagian rekayasa, untuk meredam aksi buruh tentang penolakan UU Omnibuslaw di kota Batam yang sedang memanas, dan kecurigaan kami bertambah pada pagi hari sebelum aksi buruh SPSI Medsos (WA) kami berdua di kloning oleh orang tak bertanggungjawab, dan juga kami menyesali banyak berita sepihak seolah-olah kami benar dalam kondisi di pojokan padahal tanpa ada hasil tes ,sudah 24 jam kami belum di sweeb PACR oleh pihak RSKI Galang. (Red)

Berita Terkait

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar
Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9
Nostalgia di Nongsa Jadi Ruang Merawat Kebersamaan, Amsakar Dorong Potensi Wisata dan Budaya
Lubukbaja Carnival 2026 Meriah, Amsakar: Jangan Kejar Viral dengan Sebar Informasi Belum Pasti

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9

Berita Terbaru