Alamak, Tanjungpinang Catat Penambahan 27 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

- Publisher

Sabtu, 31 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma (ist)

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma (ist)

Tanjungpinang, inikepri.com – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau terus bertambah. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang merilis tambahan 27 kasus baru terkonfirmasi postif virus corona, Jumat (30/10/2020).

Disebutkan bahwa, dengan penambahan tersebut secara akumulasi jumlah kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang mencapai 509 kasus, sejak pengumuman perdana Maret 2020.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah. Hingga hari ini, tercatat 310 kasus sembuh.

BACA JUGA:  Pemerintah Siapkan Masterplan Wujudkan Kepri Jadi Lokomotif Investasi

Data Dinas Kesehatan juga menunjukkan adanya penambahan pasien yang meninggal dunia karena Covid-19. Kasus meninggal dunia tercatat 13 jiwa, dengan demikian, kasus aktif pasien terkonfimasi Covid-19 di Kota Tanjungpinang menjadi 186 orang, sedangkan jumlah suspek yang terdata mencapai 1.081 kasus.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru saat masih berdampingan dengan Covid-19.

BACA JUGA:  Karantina Dampingi Ekspor Ayam Hidup dari Kepri ke Singapura

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.

“Protokol kesehatan penting dilakukan sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama,” kata Wali Kota, Rahma dalam rilis pers.

BACA JUGA:  Laboratorium Kimia Farma yang Pertama di Tanjungpinang Diresmikan Rahma

Rahma juga meminta, bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke orang-orang di sekitarnya. “Selama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu pakai masker saat di rumah, menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun,” imbau dia. (ET)

Berita Terkait

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terbaru