Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya

- Publisher

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu SPBU di Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Salah satu SPBU di Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) Pertamina mengalami penyesuaian mulai 1 September 2026. Perubahan ini terutama berlaku untuk sejumlah BBM nonsubsidi.

Di Batam, perubahan harga tersebut memiliki karakteristik tersendiri karena wilayah ini berada dalam kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ).

PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi, di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Sementara harga Pertamax secara nasional tidak mengalami perubahan pada periode September ini.

Khusus Batam, harga BBM juga berbeda dibandingkan sejumlah wilayah lain di Kepulauan Riau. Status FTZ membuat struktur harga BBM di Batam memiliki ketentuan tersendiri.

Harga BBM di Batam

Berdasarkan daftar harga yang berlaku mulai 1 September 2026, Pertamax di kawasan FTZ Batam berada di angka Rp15.150 per liter.

BACA JUGA:  Menkeu Imbau WP Segera Laporkan SPT Tahunan Tepat Waktu

Sementara itu, Pertamax Turbo dijual Rp18.550 per liter. Untuk jenis BBM diesel, Dexlite dipatok Rp22.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex mencapai Rp23.950 per liter.

Adapun BBM bersubsidi tetap berada pada harga sebelumnya. Pertalite dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina di FTZ Batam per 1 September 2026:

– Pertalite: Rp10.000 per liter
– Pertamax: Rp15.150 per liter
– Pertamax Turbo: Rp18.550 per liter
– Dexlite: Rp22.500 per liter
– Pertamina Dex: Rp23.950 per liter
– Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter

BACA JUGA:  Miliki Layanan Perbankan Prioritas Handal, bank bjb Raih Tiga Penghargaan di Infobank-MRI Banking Service Excellence Recognition 2023

Berbeda dengan Kepri Non-FTZ

Pengendara yang berada di wilayah Kepulauan Riau di luar kawasan FTZ Batam perlu memperhatikan adanya perbedaan harga.

Untuk wilayah Kepri non-FTZ, Pertamax ditetapkan Rp16.650 per liter, sementara Pertamax Turbo mencapai Rp20.450 per liter.

Harga Dexlite di wilayah tersebut berada di angka Rp24.750 per liter, sedangkan Pertamina Dex Rp26.300 per liter.

Artinya, terdapat selisih yang cukup signifikan dengan harga di Batam. Pertamax di Batam lebih murah Rp1.500 per liter, sedangkan Pertamax Turbo memiliki selisih Rp1.900 per liter dibandingkan wilayah Kepri non-FTZ.

Pertamax Turbo dan BBM Diesel Mengalami Kenaikan

Penyesuaian harga September paling terasa pada Pertamax Turbo dan produk diesel.

BACA JUGA:  OJK Cabut Izin Usaha PT ASPAN

Untuk wilayah dengan ketentuan harga tertentu, Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Dexlite meningkat dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, sementara Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

Pertamina melakukan evaluasi harga BBM nonsubsidi secara berkala. Penyesuaian tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak daerah serta kondisi perekonomian.

Bagi masyarakat Batam, perubahan harga BBM menjadi salah satu komponen yang turut memengaruhi biaya operasional kendaraan sehari-hari.

Karena itu, sebelum mengisi bahan bakar, konsumen perlu memperhatikan jenis BBM yang digunakan sekaligus harga yang berlaku di wilayah pengisian.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Kabar Baik bagi Pelanggan PLN Batam! Kompensasi Blackout Otomatis Masuk Tagihan November
Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam, Keandalan Listrik Jadi Taruhan
80 UMKM Batam Ikuti Sampiran Project 2026, Literasi Digital Jadi Kunci Perluas Pasar
Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta
Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, Pipa Bawah Laut WNTS–Pemping Berhasil Diuji
Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik
Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro
BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam, Keandalan Listrik Jadi Taruhan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:25 WIB

80 UMKM Batam Ikuti Sampiran Project 2026, Literasi Digital Jadi Kunci Perluas Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, Pipa Bawah Laut WNTS–Pemping Berhasil Diuji

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik

Berita Terbaru