Hasil Riset: 83,1% Siswa Kangen Suasana Sekolah di Masa Pandemi

- Publisher

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sekolah online. (Pexels/Julia M Cameron)

Ilustrasi sekolah online. (Pexels/Julia M Cameron)

INIKEPRI.COM – Suasana sekolah sudah sangat dirindukan oleh para siswa di masa pandemi virus corona saat ini. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh konsultan pendidikan Vivid Argarini, sebanyak 83,1% siswa merindukan suasana sekolah selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Yang paling ternyata dirindukan adalah bertemu dengan suasana sekolah. Mereka kangen dengan suasana sekolah yang menyenangkan. Kedua adalah teman, ketiga adalah guru,” kata Vivid dikutip dari Antara, Jumat (6/11/2020).

BACA JUGA:  Wuling Bingo Cuma Rp100 Jutaan di Indonesia! Pesaing Panas Dingin

Riset tersebut juga menemukan sebanyak 77,9% mengatakan merindukan teman, sementara 45,1% merindukan guru. Selain itu, riset juga mencari tahu kebiasaan siswa setelah PJJ. Sebanyak 62,9% menyebutkan beristirahat atau tidur, sementara 57,3% mengerjakan tugas, dan 56,5% bermain.

Sementara itu, sebanyak 54,8% siswa yang mengikuti riset tersebut mengatakan selama PJJ waktu bermain mereka lebih panjang. Namun, 45,2% mengatakan sebaliknya, bahwa mereka tidak merasa PJJ membuat waktu bermain lebih panjang.

BACA JUGA:  Pelajar di Kepri Jangan Euforia Meski Kasus Aktif Turun

Soal bermain, selama PJJ, sebagian besar siswa, atau 92,2% bermain menggunakan ponsel pintar, sementar sebanyak 35% bermain menggunakan laptop, dan 9,2% bermain menggunakan tablet.

Dalam melakukan PJJ, Vivid menyarankan agar orangtua ikut serta berperan aktif dalam pembelajaran agar anak tidak merasa terbebani, penat, hingga stres saat harus belajar di rumah saja.

“Buat perencanaan untuk menunjang silabus pokok-pokok, poin-poin, pembelajaran. Sehingga, anak tidak merasa pembelajaran ini dia sendiri, jadi kita sebagai orangtua juga membantu mencari tambahan informasi dari silabus yang sudah diberikan,” ujar Vivid.

BACA JUGA:  Enam Langkah Tegas Kominfo Mencegah Judi Online Meluas

Selain belajar, Vivid juga memberi saran agar orangtua melakukan kegiatan lain yang menyenangkan bersama anak, misalnya olahraga bersama.

“Atau virtual tur. Karena belum bisa datang ke museum, jadi tur virtual bisa jadi alternatif, karena ini ada rekreasinya, ada edukasi, ada hiburannya juga,” pungkas Vivid. (RWH/Indozone)

Berita Terkait

Cara Mudah Membuat Lagu AI Viral Seperti “MBG Mas Bahlil Ganteng” dengan Suno AI
iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange
Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK
Beda Tradisi Muslim Dunia, Ada Negara yang Lebih Meriahkan Idul Adha daripada Lebaran Idul Fitri
Program MBG Disorot, BGN Pastikan Bayi 0-6 Bulan Tidak Diberi Susu Formula
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:58 WIB

Cara Mudah Membuat Lagu AI Viral Seperti “MBG Mas Bahlil Ganteng” dengan Suno AI

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:13 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:17 WIB

Beda Tradisi Muslim Dunia, Ada Negara yang Lebih Meriahkan Idul Adha daripada Lebaran Idul Fitri

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:37 WIB

Program MBG Disorot, BGN Pastikan Bayi 0-6 Bulan Tidak Diberi Susu Formula

Berita Terbaru