Kota Saranjana Yang Modern nan Misterius, Begini Kisahnya

- Publisher

Minggu, 22 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Menurut dia, Saranjana sebagai kota bisa dilacak keberadaannya melalui peta pada zaman penjajahan Belanda. 

Peta itu bertajuk “Kaart van de Kust-en Binnenlanden van Banjermassing behoorende tot de Reize in het zuidelijke gedeelte van Borneo”.

Kalau diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia yaitu peta wilayah pesisir dan pedalaman Borneo. 

Borneo adalah nama lain dari Kalimantan, sementara peta ini dibuat oleh naturalis asal Jerman, Salomon Muller pada 1845 silam. 

BACA JUGA:  Mulanya Sangat Miskin, Pria Ini Sedekah 1 Dirham, Esok Harinya Jadi Orang Super Kaya

Peta tersebut diterbitkan oleh Verhandelingen van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen dalam Reizen en onderzoekingen in den Indischen Archipel

Nama lain dari badan tersebut adalah Lembaga Penerbitan Peta Nusantara yang ada pada masa penjajahan Belanda.  

Muller menulis sebuah kawasan yang bernama Tandjong Sarandjana dalam peta buatannya tersebut. 

BACA JUGA:  Deretan Alasan Pasanganmu Sering Berbohong

Tandjong Sarandjana ini berada di sebelah selatan Pulau Laut, silahkan lihat peta yang dilampirkan.

Saranjana di peta buatan Solomon Muller tahun 1845 (Dok. Solomon Muller/Kumparan)

“Tepatnya berbatasan dengan wilayah Poeloe Kroempoetan (Pulau Kerumputan) dan Poeloe Kidjang (Pulau Kijang),” ujar Masyhur.  

Kemampuan Muller dalam membuat peta sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi, tentunya untuk melacak pulau ini secara historis. 

BACA JUGA:  Apa Kunci Utama dari Olahraga Agar Manfaatnya Dapat Terasa, Tahukah Anda?

Muller adalah anggota des Genootschaps en Natuurkundige Komissie in Nederlands Indie atau Dinas Kehutanan Hindia Belanda.

Dia telah memperoleh pelatihan membuat peta dari Museum Leiden, Belanda, museum ini sudah terkenal sejak dulu. 

Ketika membuat peta tersebut, Muller sedang melakukan penelitian flora dan fauna di Hindia Belanda. 

“Namun belum bisa dipastikan apakah Salomon Muller pernah berkunjung ke Tandjong (hoek) Serandjana sebelum memetakannya,” kata Masyhur. 

Nama Saranjana di Dalam Kamus Bahasa Belanda 

Berita Terkait

Di ARTOTEL Batam, “Holding Space” Ummi Damas Tampilkan Warna Ceria di Balik Keresahan Ibu
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya
DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar
iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru
ARTOTEL Batam Usung Konsep “Stay with Purpose”, Tawarkan Pengalaman Menginap Berkelanjutan
Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

Di ARTOTEL Batam, “Holding Space” Ummi Damas Tampilkan Warna Ceria di Balik Keresahan Ibu

Selasa, 21 April 2026 - 09:00 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:26 WIB

Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Selasa, 7 April 2026 - 07:21 WIB

DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar

Berita Terbaru