Amsakar Buka Bimtek PKK, Tekankan Tata Kelola Jadi Kunci Keberhasilan Organisasi

- Publisher

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Bimtek Administrasi Manajemen PKK dan Pelaksanaan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, di Hotel Planet Holiday. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Bimtek Administrasi Manajemen PKK dan Pelaksanaan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, di Hotel Planet Holiday. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Upaya memperkuat kualitas pelayanan masyarakat berbasis komunitas terus didorong Pemerintah Kota Batam. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas kader PKK yang menjadi garda terdepan di tingkat akar rumput.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Administrasi Manajemen PKK dan Pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu di Hotel Planet Holiday, Rabu (22/4/2026).

Dalam arahannya, Amsakar menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak terlepas dari kualitas tata kelola yang baik. Menurutnya, administrasi yang tertata menjadi fondasi utama dalam menjalankan program secara efektif dan berkelanjutan.

“Organisasi yang kuat berawal dari tata kelola yang baik. Itu dimulai dari administrasi yang rapi, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polresta Barelang Bentuk Tim Pemburu Begal

Ia menilai, kegiatan bimtek ini memiliki peran strategis dalam menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas kader PKK dalam menjalankan tugas di lapangan. Dengan pemahaman yang seragam, implementasi program diharapkan berjalan lebih optimal dan sesuai regulasi.

“Kader PKK memiliki peran strategis. Karena itu, pemahaman harus seragam agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai ketentuan,” kata Amsakar.

Lebih lanjut, ia menyoroti implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas cakupan layanan Posyandu. Tidak lagi terbatas pada kesehatan ibu dan anak, Posyandu kini mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni sektor kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, lingkungan hidup, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

BACA JUGA:  Hilang Tenggelam 3 Hari, Jasad Ediyanto Akhirnya Ditemukan

Menurutnya, perluasan peran tersebut menuntut kader PKK untuk lebih adaptif serta memahami batas kewenangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Kader harus memahami peran ini secara tepat. Posyandu bukan bekerja sendiri, tetapi menjadi mitra OPD teknis, camat, dan lurah,” tegasnya.

Amsakar menambahkan, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kualitas dan kesiapan kader sangat menentukan keberhasilan program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Posyandu berada di lini terdepan. Peran kader PKK sangat menentukan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  PUJAKESUMA Deklarasikan Dukungan ke ASLI dan SAYANG

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar menegaskan bahwa transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan berbasis komunitas menuntut kader untuk terus meningkatkan kapasitas dan beradaptasi dengan perubahan.

“Peran Posyandu terus berkembang. Kader PKK harus siap dengan pemahaman yang lebih luas agar mampu menjalankan berbagai fungsi pelayanan,” katanya.

Ia berharap, melalui bimtek ini, para kader PKK semakin siap dalam mengelola program Posyandu secara efektif, terintegrasi, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini menjadi ruang belajar bagi kader PKK untuk memperkuat kapasitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi
Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:06 WIB

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terbaru