Amsakar Orang Pertama Divaksin Covid-19, Rudi Dijadwalkan Ulang

- Publisher

Jumat, 15 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad divaksin (ist)

Amsakar Achmad divaksin (ist)

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam menjadwalkan ulang vaksinasi untuk Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Pasalnya di saat pencanangan vaksinasi Covid-19, Jumat (15/1/2021), Rudi batal divaksin karena tekanan darah tinggi.

Rudi sempat lima kali dilakukan pengecekan tekanan darah dan hasilnya Rudi tetap tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin Covid-19. Pemeriksaan pertama, tekanan darah Rudi mencapai 160. Kemudian pemeriksaan ke dua 145, pemeriksaan ke tiga 140. Kemudian pada pemeriksaan keempat tekanan darahnya 151 dan kelima 155. Sementara yang mendapatkan vaksin masimal memiliki tekanan darah 140.

Sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes No. HK. 02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), seperti terkonfirmasi menderita Covid-19, sedang hamil atau menyusui, mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir, ada anggota keluarga serumah yang kontak erat atau suspek atau konfirmasi atau sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19 sebelumnya, memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya (untuk vaksinasi ke-2).

BACA JUGA:  Wapres Gibran Panen Perdana Lobster 2025: Amsakar Tekankan Semangat Nelayan
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat diperiksa kesehatannya (ist)

Selanjutnya, orang yang juga tak boleh mendapatkan vaksin seperti orang sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, menderita penyakit jantung (gagal jantung atau penyakit jantung koroner), menderita penyakit autoimun sistemik (SLE atau lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya, menderita penyakit ginjal (penyakit ginjal kronis atau sedang menjalani hemodialysis atau dialysis peritoneal atau transplantasi ginjal atau sindroma nefrotik dengan kortikosteroid, menderita penyakit Reumatik Autoimun atau Rhematoid Arthritis.

Seterusnya, menderita penyakit saluran pencernaan kronis, menderita penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun, menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi.

BACA JUGA:  Amsakar Tunaikan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Raja Hamidah Bersama Ribuan Masyarakat Kota Batam

Kemudian, orang yang berdasarkan pengukuran tekanan darah didapati hasil 140/90 atau lebih dan HIV dengan angka CD4 kurang dari 200 atau tidak diketahui.

Untuk Wali Kota, saat pemeriksaan, memiliki tekanan darah di atas ketentuan. Untuk diketahui, Rudi sebelumnya ingin dirinya menjadi orang pertama divaksin. Namun, karena kendala tersebut vaksinasi untuk orang nomor satu di Batam itu ditunda. Dalam kesempatan itu, ia berpesan agar masyarakat yang diperbolehkan mendapat vaksin untuk tidak khawatir.

“Kita ingin kesehatan pulih dan ekonomi bangkit,” ujarnya.

Rudi memaparkan, pemerintah sejak Maret sudah berjibaku melawan Covid-19 dan sekarang saatnya mengakhirinya. Namun, Rudi tetap mengingatkan selama proses vaksinasi, masyarakat diminta secara ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksin sudah ada, tapi ini belum selesai dan protokol kesehatan wajib dilaksanakan sambil menunggu hasil positif dari vaksinasi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pak Am Salurkan Zakat Kepada Penyandang Disabilitas, Satgas Kebersihan, Satgas Perkimtan, Satgas Bina Marga dan UMKM Kota Batam

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota, Didi Kusmarjadi, mengaku akan menjadwalkan ulang vaksinasi untuk Wali Kota. Namun, Didi belum menyampaikan kapan pastinya Wali Kota divaksin.

“Di lain hari kita jadwalkan. Karena memang kalau tekanan darah tinggi tidak diperbolehkan mendapat vaksin,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk kali ini, sebanyak 20 orang yang mendapat vaksin sebagai awal pencanangan vaksinasi Covid-19. Selanjutnya, pihaknya akan memvaksin tenaga kesehatan yang berjumlah 5.000 orang. Untuk Batam, di tahap pertama ini mendapat kuota 11.120 vial vaksin.

“Tahap ini diprioritaskan untuk tenaga medis,” kata dia.

Selanjutnya bagi masyarakat tak perlu khawatir. Nantinya, masyarakat yang divaksin akan mendapat pesan singkat (SMS) sebanyak dua kali. SMS pertama sebagai pemberitahuan dari Peduli Lindungi, kemudian SMS kedua dari 1199 untuk registrasi dan mendapatkan e-card.

“Nanti di sana akan disampaikan kapan dan di mana vaksinasi akan dilakukan,” ujarnya. (RD)

Berita Terkait

MaxOne Batam Hadirkan Promo Free Flow Beer Sepanjang Oktober, Nikmati Prost dan Singaraja Selama Dua Jam
Diduga Ancam Pengusaha dengan Pemberitaan Negatif, Yusril Koto Diamankan Polisi
PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi
Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:16 WIB

MaxOne Batam Hadirkan Promo Free Flow Beer Sepanjang Oktober, Nikmati Prost dan Singaraja Selama Dua Jam

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Diduga Ancam Pengusaha dengan Pemberitaan Negatif, Yusril Koto Diamankan Polisi

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:06 WIB

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Berita Terbaru