Kasus Haji Permata Tewas, Bea Cukai Lapor Balik Soal Penyerangan

- Publisher

Kamis, 4 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy (Raja Adil/detikcom)

Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy (Raja Adil/detikcom)

INIKEPRI.COM – Polisi mengatakan penyelidikan kasus tertembaknya pengusaha asal Kepulauan Riau, Haji Permata, saat pengejaran penyelundupan rokok ilegal terus berlanjut. Sejumlah saksi telah diperiksa.

“Kasusnya masih berlanjut,” kata Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan, Rabu (3/2/2021).

Teddy mengatakan pihaknya juga menerima laporan dari pihak Bea-Cukai soal dugaan penyerangan petugas oleh kelompok Haji Permata. Laporan tersebut juga sedang diproses.

“Sekarang kita sedang menindaklanjuti laporan Bea-Cukai. Laporan tentang penyerangan dari rombongan Haji Permata terhadap Bea-Cukai,” kata Teddy.

BACA JUGA:  Rendahnya Tingkat Pendidikan Masyarakat, Faktor Utama Praktik Politik Uang di Indonesia

Sebelumnya, keluarga Haji Permata melaporkan Bea-Cukai ke Polda Kepri. Isi laporan tersebut ialah dugaan pembunuhan terhadap Haji Permata.

“Dari surat tanda terima laporan, itu melaporkan ada dugaan tindak pidana pembunuhan. Pelapornya Bapak Arjuna, kalau tidak salah ini anak almarhum. Terlapornya Bea-Cukai,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, Sabtu (16/1).

Namun, sejak 18 Januari, laporan keluarga Haji Permata dilimpahkan ke Polda Riau. Dari laporan itu, sudah ada 21 saksi diperiksa, 17 di antaranya anak buah Permata.

BACA JUGA:  Heboh Pernikahan Sejenis di Sulsel, Tamu Undangan Sudah Curiga Lihat Perawakan Mempelai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepri telah memberi penjelasan soal peristiwa itu. Bea-Cukai Kepri mengatakan kasus ini berawal dari patroli soal penyelundupan rokok ilegal.

Insiden tersebut berawal dari pengejaran terhadap kapal penyelundup oleh Satgas Patroli Laut Bea-Cukai Wilayah Khusus Kepri dan Bea-Cukai Tembilahan pada Jumat (15/1). Singkat cerita, terjadi perlawanan sehingga petugas melepas tembakan.

BACA JUGA:  Biduan Dangdut Jadi Korban Mesum, Nasib Tragis Ritual Mistis

“Anggota kami sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas. Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam, petugas melakukan pembelaan diri dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea-Cukai,” kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat. (AFP/Detik)

Berita Terkait

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Prakiraan Cuaca Kepri Senin 25 Mei 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan dan Petir
Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 13:04 WIB

BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:49 WIB

Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan

Berita Terbaru